Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · An-Naml
Surah 27

An-Naml

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 26

ٱللَّهُ لَآ إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ رَبُّ ٱلْعَرْشِ ٱلْعَظِيمِ ۩ 26

(26) ﴾ ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ﴿ "Allah, tiada tuhan yang berhak disembah kecuali Dia." Maksudnya, penghambaan, inabah, rasa hina dan rasa cinta tidak pantas dipersembahkan kecuali hanya kepadaNya, sebab sesungguhnya Dia-lah sembahan, karena sifat-sifat yang sempurna yang dimilikiNya dan karena berbagai karunia (nikmatNya) yang mengharuskan akan hal itu. ﴾ رَبُّ ٱلۡعَرۡشِ ٱلۡعَظِيمِ۩ ﴿ "Rabb Yang mempunyai Arasy yang besar," yang merupakan atap bagi seluruh makhluk ciptaanNya, dan yang melebihi luas bumi dan langit. Maka Dzat Yang Maharaja ini sangat besar kekuasaanNya, sangat agung ke-dudukanNya. KepadaNya-lah tempat mengekspresikan rasa hina, tunduk, sujud dan rukuk.