Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · An-Naml
Surah 27

An-Naml

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 23

إِنِّى وَجَدتُّ ٱمْرَأَةً تَمْلِكُهُمْ وَأُوتِيَتْ مِن كُلِّ شَىْءٍ وَلَهَا عَرْشٌ عَظِيمٌ 23

(23) Kemudian ia menjelaskan berita tersebut, seraya ber-kata, ﴾ إِنِّي وَجَدتُّ ٱمۡرَأَةٗ تَمۡلِكُهُمۡ ﴿ "Sesungguhnya aku menjumpai seorang wanita yang memerintah mereka," maksudnya, memerintah suku Saba`, dan dia adalah seorang perempuan. ﴾ وَأُوتِيَتۡ مِن كُلِّ شَيۡءٖ ﴿ "Dan dia dianugerahi segala sesuatu," maksudnya, dia diberi kekuasaan berupa harta benda, perlengkapan senjata, bala tentara, benteng-benteng dan pagar kokoh, dan lain-lainnya, ﴾ وَلَهَا عَرۡشٌ عَظِيمٞ ﴿ "serta mempunyai singgasana yang besar." Maksudnya, kursi kerajaannya yang dijadikannya sebagai tempat duduk adalah singgasana yang sangat besar. Besarnya singgasana membuktikan kebesaran kera-jaan, kekuatan kekuasaan, dan banyaknya anggota-anggota dewan musyawarah.