Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Ash-Shu'araa
Surah 26

Ash-Shu'araa

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 43–45

قَالَ لَهُم مُّوسَىٰٓ أَلْقُوا۟ مَآ أَنتُم مُّلْقُونَ 43 فَأَلْقَوْا۟ حِبَالَهُمْ وَعِصِيَّهُمْ وَقَالُوا۟ بِعِزَّةِ فِرْعَوْنَ إِنَّا لَنَحْنُ ٱلْغَـٰلِبُونَ 44 فَأَلْقَىٰ مُوسَىٰ عَصَاهُ فَإِذَا هِىَ تَلْقَفُ مَا يَأْفِكُونَ 45

(43-45) Ketika mereka semua berkumpul pada hari yang telah ditentukan, berikut Musa dan seluruh masyarakat negeri Mesir, maka Musa menasihati serta mengingatkan mereka seraya berkata, ﴾ وَيۡلَكُمۡ لَا تَفۡتَرُواْ عَلَى ٱللَّهِ كَذِبٗا فَيُسۡحِتَكُم بِعَذَابٖۖ وَقَدۡ خَابَ مَنِ ٱفۡتَرَىٰ 61 ﴿ "Celakalah kamu, janganlah kamu mengadakan kedustaan atas Nama Allah, sehingga Dia membinasakan kamu dengan siksa. Dan sungguh telah merugi orang yang mengada-adakan kedustaan." (Thaha: 61). Lalu mereka berselisih dan berbantah-bantahan, kemudian Fir'aun memberi mereka semangat keberanian dan sebagian dari mereka memberi semangat kepada sebagian yang lain. ﴾ قَالَ لَهُم مُّوسَىٰٓ أَلۡقُواْ مَآ أَنتُم مُّلۡقُونَ ﴿ "Musa berkata kepada mereka, 'Lemparkanlah sesuatu yang hendak kamu lemparkan'." Maksudnya, lemparkanlah segala sesuatu yang ada di dalam benak kalian akan dilemparkan. Musa sama sekali tidak mengecualikan apa pun, karena keyakinannya akan kebatilan sesuatu yang mereka hadirkan untuk menentang kebe-naran. ﴾ فَأَلۡقَوۡاْ حِبَالَهُمۡ وَعِصِيَّهُمۡ ﴿ "Lalu mereka melemparkan tali-temali dan tong-kat-tongkat mereka: dan dengan serta-merta semua itu menjadi ular-ular yang merayap cepat, dan dengan itu mereka berhasil menyihir penglihatan seluruh manusia (yang hadir), dan mereka berkata, ﴾ بِعِزَّةِ فِرۡعَوۡنَ إِنَّا لَنَحۡنُ ٱلۡغَٰلِبُونَ ﴿ "Demi keperkasaan Fir'aun, sesungguhnya kami benar-benar akan menang." Mereka meminta pertolongan kepada keperkasaan seorang hamba yang lemah lagi rapuh dari segala sisinya; hanya saja ia telah congkak dan tampak baginya sosok seorang raja dengan bala tentaranya, sehingga fenomena itu benar-benar memperdaya mereka, sedangkan mata hati mereka tidak sampai kepada hakikat perkara yang sesungguhnya. Atau, itu adalah sumpah mereka atas nama keperkasaan Fir'aun, dan yang disumpahkan adalah bahwasanya mereka pasti menang! ﴾ فَأَلۡقَىٰ مُوسَىٰ عَصَاهُ فَإِذَا هِيَ تَلۡقَفُ ﴿ "Kemudian Musa menjatuhkan tongkat-nya maka tiba-tiba ia menelan," menelan dan mengambil ﴾ مَا يَأۡفِكُونَ ﴿ "benda-benda palsu yang mereka ada-adakan itu." Tongkat itu menelan segala sesuatu yang telah mereka lemparkan berupa tali-temali dan berbagai tongkat, sebab semua itu adalah kebohongan, kedustaan dan kepalsuan, dan semua itu adalah batil, tidak dapat tegak di hadapan kebenaran dan tidak pula dapat melawannya.