Al-Furqaan
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
تَبَارَكَ ٱلَّذِى جَعَلَ فِى ٱلسَّمَآءِ بُرُوجًا وَجَعَلَ فِيهَا سِرَٰجًا وَقَمَرًا مُّنِيرًا 61
Allah سبحانه وتعالى berulang-ulang menyebutkan kata ﴾ تَبَارَكَ ﴿ "Mahasuci Allah," dalam Surat yang mulia ini sebanyak tiga kali, karena mak-nanya adalah, sebagaimana telah disebutkan di muka, bahwasa-nya kata ini menunjukkan kepada keagungan Sang Pencipta dan banyaknya sifat-sifat dan kebaikan serta karuniaNya. Surat ini mengandung sebagian dari pengambilan dalil akan keagunganNya, luasnya kerajaanNya, luar biasanya kehendakNya, keuniversalan ilmu pengetahuanNya, kekuasaanNya, cakupan kerajaanNya dalam berbagai hukum perintah dan hukum-hukum balasan serta kesempurnaan kebijaksanaanNya. Dan di dalamnya terdapat bukti atas keluasan rahmatNya, keluasan kemurahanNya dan banyaknya kebaikanNya yang ber-sifat agama dan duniawi, hingga menjadi tuntutan untuk meng-ulang-ulang kata "sifat yang sangat indah" ini.
(61) ﴾ تَبَارَكَ ٱلَّذِي جَعَلَ فِي ٱلسَّمَآءِ بُرُوجٗا ﴿ "Mahasuci Allah yang menjadi-kan di langit gugusan-gugusan bintang," maksudnya adalah bintang-bintang dan keseluruhannya, atau letak-letak garis orbit matahari dan bulan yang dilaluinya satu demi satu. Ia laksana bangunan tinggi dan benteng bagi perkotaan di dalam melindunginya. Demi-kian pula halnya bintang-bintang, laksana benteng-benteng men-julang tinggi yang dibuat untuk penjagaan. Karena sesungguhnya bintang-bintang itu adalah alat pelempar untuk setan-setan. ﴾ وَجَعَلَ فِيهَا سِرَٰجٗا ﴿ "Dan Dia menjadikan juga padanya matahari," padanya terkandung cahaya dan panas yaitu matahari, ﴾ وَقَمَرٗا مُّنِيرٗا ﴿ "dan bulan yang bercahaya." Di dalamnya ada cahaya[32] yang tidak panas. Dan ini termasuk salah satu bukti keagunganNya dan betapa banyak ihsan (kebaikan)Nya, disebabkan penciptaan yang luar biasa yang terkandung di dalamnya, pengaturan yang rapi dan keindahan yang agung yang menunjukkan kepada keagungan Penciptanya di dalam seluruh sifat-sifatNya, dan berbagai kemas-lahatan yang terdapat di dalamnya bagi manusia dan berbagai manfaat yang merupakan bukti atau betapa banyaknya kebaikan dan karuniaNya.