Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Furqaan
Surah 25

Al-Furqaan

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 31

وَكَذَٰلِكَ جَعَلْنَا لِكُلِّ نَبِىٍّ عَدُوًّا مِّنَ ٱلْمُجْرِمِينَ ۗ وَكَفَىٰ بِرَبِّكَ هَادِيًا وَنَصِيرًا 31

(31) Allah berfirman kepada RasulNya untuk menghibur dan mengabarkan kepadanya, ﴾ وَكَذَٰلِكَ جَعَلۡنَا لِكُلِّ نَبِيٍّ عَدُوّٗا مِّنَ ٱلۡمُجۡرِمِينَۗ ﴿ "Dan seperti itulah, telah Kami adakan bagi tiap-tiap nabi, musuh dari (kalangan) orang-orang yang berdosa." Yaitu dari golongan orang-orang yang tidak laik untuk kebaikan dan mereka tidak membersihkan diri dengannya; mereka menentang para rasul, menolak dan mendebat mereka dengan yang batil. Di antara sebagian manfaatnya adalah kebenaran menjadi unggul di atas kebatilan, kebenaran menjadi jelas dan menjadi sangat nyata. Sebab, perlawanan kebatilan ter-hadap kebenaran menjadikannya makin jelas, nyata dan penuh bukti, dan kita makin lebih mengetahui apa yang dilakukan Allah terhadap ahlul haq, berupa karamah (kemuliaan) dan terhadap ahlul batil, berupa azab. Maka jangan bersedih terhadap mereka, dan janganlah kamu menyesal karena sikap mereka. ﴾ وَكَفَىٰ بِرَبِّكَ هَادِيٗا ﴿ "Dan cukuplah Rabbmu menjadi Pemberi petunjuk," yang memberi petunjuk kepadamu hingga kamu mendapatkan keinginanmu dan kebaikan agama serta duniamu, ﴾ وَنَصِيرٗا ﴿ "dan Penolong," yang me-nolongmu melawan musuh-musuhmu, mencegah darimu segala hal yang dibenci dalam perkara agama dan dunia. Maka bergantung dan berserah dirilah kepadaNya.