Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Furqaan
Surah 25

Al-Furqaan

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 1

تَبَارَكَ ٱلَّذِى نَزَّلَ ٱلْفُرْقَانَ عَلَىٰ عَبْدِهِۦ لِيَكُونَ لِلْعَـٰلَمِينَ نَذِيرًا 1

(1) Ini adalah penjelasan tentang keagunganNya yang sem-purna dan kemanunggalanNya di dalam keesaan dari segala sisi, banyaknya kebaikan dan karuniaNya, seraya berfirman, ﴾ تَبَارَكَ ﴿ "Mahaberkah." Maksudnya Mahaagung, Mahasempurna sifat-sifat-Nya dan Mahabanyak kebaikanNya, yang di antara karunia dan nikmatNya yang terbesar adalah bahwa Dia telah menurunkan al-Qur`an ini, yang membedakan antara yang halal dengan yang haram, antara petunjuk dengan kesesatan, antara orang-orang yang berbahagia dengan orang-orang yang sengsara, ﴾ عَلَىٰ عَبۡدِهِۦ ﴿ "kepada hambaNya," yaitu Muhammad a yang telah menyempurnakan urutan ubudiyah dan mengungguli seluruh rasul; ﴾ لِيَكُونَ ﴿ "agar ia menjadi," maksudnya penurunan al-Furqan kepada hambaNya itu agar menjadi ﴾ لِلۡعَٰلَمِينَ نَذِيرًا ﴿ "pemberi peringatan kepada seluruh alam," yang memberikan mereka peringatan akan siksa Allah dan azab-Nya, menjelaskan kepada mereka letak-letak keridhaanNya dari kemurkaanNya, sehingga siapa saja yang menerima peringatannya dan mengamalkannya, niscaya (menjadi) termasuk orang-orang yang selamat di dunia dan akhirat, yaitu orang-orang yang meraih kebahagiaan abadi dan kerajaan nan kekal. Apakah ada sesuatu lagi di atas nikmat, karunia dan ihsan ini? Maka Mahaluhur Allah yang mana ini merupakan sebagian dari karunia dan berkahNya.