An-Noor
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
إِنَّمَا كَانَ قَوْلَ ٱلْمُؤْمِنِينَ إِذَا دُعُوٓا۟ إِلَى ٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ لِيَحْكُمَ بَيْنَهُمْ أَن يَقُولُوا۟ سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا ۚ وَأُو۟لَـٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُفْلِحُونَ 51
Dan setelah menyebutkan keadaan orang-orang yang telah berpaling dari hukum syar'i, Dia lalu menyebut-kan keadaan orang-orangorang Mukmin yang terpuji. Allah berfirman,
(51) Maksudnya ﴾ إِنَّمَا كَانَ قَوۡلَ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ ﴿ "Sesungguhnya jawaban orang-orang Mukmin," yang hakiki, yang membenarkan iman me-reka dengan amal-amal mereka tatkala diseru ﴾ إِلَى ٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ لِيَحۡكُمَ بَيۡنَهُمۡ ﴿ "kepada Allah dan RasulNya agar Rasul menghukum (mengadili) di an-tara mereka," baik sesuai dengan nafsu mereka atau menyelisihinya, ﴾ أَن يَقُولُواْ سَمِعۡنَا وَأَطَعۡنَاۚ ﴿ "ialah ucapan, 'Kami mendengar, dan kami patuh'." Maksudnya kami dengarkan hukum Allah dan RasulNya, kami menjawab orang yang menyeru kepadanya, kami menaati dengan ketaatan yang penuh tanpa rasa keberatan, ﴾ وَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡمُفۡلِحُونَ ﴿ "dan mereka itulah orang-orang yang beruntung." Allah melingkupkan kemuliaan untuk mereka, karena (hakikat) kebahagiaan itu adalah mendapatkan sesuatu yang dipinta dan selamat dari hal-hal yang dibenci. Dan tidaklah berbahagia kecuali orang yang berhukum dan taat kepada Allah dan RasulNya.