Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Muminoon
Surah 23

Al-Muminoon

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 78

وَهُوَ ٱلَّذِىٓ أَنشَأَ لَكُمُ ٱلسَّمْعَ وَٱلْأَبْصَـٰرَ وَٱلْأَفْـِٔدَةَ ۚ قَلِيلًا مَّا تَشْكُرُونَ 78

(78) Allah تعالى memberitahukan tentang limpahan karunia-Nya bagi para hambaNya yang mengajak mereka untuk mensyu-kuriNya dan menjalankan hak-hakNya. Allah berfirman,﴾ وَهُوَ ٱلَّذِيٓ أَنشَأَ لَكُمُ ٱلسَّمۡعَ ﴿ "Dan Dia-lah yang telah menciptakan bagi kamu sekalian, pen-dengaran," yang dengan indera tersebut, kalian bisa mengindera hal-hal yang terdengar, hingga kalian mendapatkan manfaat agama dan duniawi, ﴾ وَٱلۡأَبۡصَٰرَ ﴿ "dan penglihatan," yang dengan sarana itu, kalian bisa memahami obyek-obyek yang terlihat, hingga kalian sanggup menginderai kemaslahatan-kemaslahatan kalian. ﴾ وَٱلۡأَفۡـِٔدَةَۚ ﴿ "Dan hati," yaitu akal-akal yang kalian gunakan untuk mencerna segala sesuatu dan piranti yang menyebabkan kalian berbeda dengan binatang-binatang. Jika kalian tidak mem-punyai pendengaran, penglihatan dan akal, maka kalian akan menjadi tuli, buta dan bisu, lalu bagaimana nanti kondisi kalian? Kebutuhan primer dan pelengkap apa saja yang hilang dari kalian? Tidakkah engkau mensyukuri Dzat yang telah melimpahkan nik-mat-nikmat ini kepada kalian, selanjutnya kalian mengesakanNya (dalam ibadah) dan menjalankan ketaatan kepadaNya, tetapi kalian tidak bersyukur, padahal kenikmatanNya kepada kalian datang secara kontinyu.