Al-Muminoon
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
فَمَن ثَقُلَتْ مَوَٰزِينُهُۥ فَأُو۟لَـٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُفْلِحُونَ 102
(102) Pada Hari Kiamat, terdapat momen-momen yang ke-sengsaraannya begitu dahsyat dan pengaruhnya sangat berat dira-sakan. Misalnya, mizan (alat timbangan) yang diperuntukkan untuk membedakan amalan-amalan seorang hamba, dan berdasarkan asas keadilan, dimonitorlah amalannya yang akan membantunya dan merugikannya, serta akan menjadi jelas timbangan kebaikan dan keburukan seberat biji sawi sekalipun. ﴾ فَمَن ثَقُلَتۡ مَوَٰزِينُهُۥ ﴿ "Barang-siapa yang berat timbangan (kebaikannya)," maksudnya kebaikan-kebaikannya lebih dominan daripada amalan-amalan buruknya, ﴾ فَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡمُفۡلِحُونَ ﴿ "maka mereka itulah orang-orang yang mendapat keberuntungan," lantaran mereka selamat dari api neraka, dan ber-hak mendapatkan surga, serta menggenggam kemenangan dengan mendapat pujian yang baik.