Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Anbiyaa
Surah 21

Al-Anbiyaa

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 58

فَجَعَلَهُمْ جُذَٰذًا إِلَّا كَبِيرًا لَّهُمْ لَعَلَّهُمْ إِلَيْهِ يَرْجِعُونَ 58

(58) Ketika orang-orang meninggalkannya, Ibrahim berjalan dengan sembunyi-sembunyi ke tempat patung-patung itu. ﴾ فَجَعَلَهُمۡ جُذَٰذًا ﴿ "Maka Ibrahim membuat berhala-berhala itu hancur terpotong-potong," yaitu pecahan-pecahan dan potongan-potongan. Patung-patung itu berada dalam sebuah rumah. Beliau merusaknya secara keseluruhan ﴾ إِلَّا كَبِيرٗا لَّهُمۡ ﴿ "kecuali yang terbesar," kecuali patung yang paling besar untuk sebuah tujuan yang akan beliau jelaskan. Renungkanlah bentuk pengecualian yang mengagumkan ini. Sesungguhnya segala sesuatu yang dimurkai di sisi Allah, tidak disematkan ungkapan-ungkapan pengagungan kepadanya melain-kan dengan cara menisbatkannya kepada orang-orang yang merasa memilikinya. Sebagaimana yang dikerjakan oleh Nabi Muhammad ketika menulis surat kepada para raja musyrikin. Beliau berkata, Kepada Pembesar Persia… Kepada Pembesar Romawi... dan lain-lain.[2] Beliau tidak mengatakan, Kepada Orang yang Agung! Di sini Allah berfirman, ﴾ إِلَّا كَبِيرٗا لَّهُمۡ ﴿ "kecuali yang terbesar bagi mereka," tidak berfirman كَبِيْرًا مِنْ أَصْنَامِهِمْ (yang terbesar dari patung-patung mereka). Dengan ini, sepatutnya diperhatikan dan berhati-hati dari sikap mengagungkan sesuatu yang telah Allah hinakan kecuali dengan menisbatkannya kepada orang-orang yang mengagung-kannya. ﴾ لَعَلَّهُمۡ إِلَيۡهِ يَرۡجِعُونَ 58 ﴿ "Agar mereka kembali (untuk) bertanya kepadanya," maksudnya Ibrahim membiarkan patung besar tidak dipecahkan agar mereka nanti merujuk kepada Ibrahim dan me-minta pemaparan hujjahnya. Dan mereka akan menghadap kepada patung itu, tidak berpaling darinya. Karena itu, beliau berkata di akhir ucapannya ﴾ فَرَجَعُوٓاْ إِلَىٰٓ أَنفُسِهِمۡ ﴿ "maka mereka telah kembali kepada kesadaran mereka." (Al-Anbiya`: 64).