Al-Anbiyaa
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
بَلْ تَأْتِيهِم بَغْتَةً فَتَبْهَتُهُمْ فَلَا يَسْتَطِيعُونَ رَدَّهَا وَلَا هُمْ يُنظَرُونَ 40
(40) ﴾ بَلۡ تَأۡتِيهِم ﴿ "Bahkan api neraka datang kepada mereka," dalam keadaan ﴾ بَغۡتَةٗ ﴿ "dengan sekonyong-konyong," menghenyakkan mereka karena kepanikan, kebingungan, dan lantaran rasa takut yang sangat mengerikan. ﴾ فَلَا يَسۡتَطِيعُونَ رَدَّهَا ﴿ "Maka mereka tidak sanggup menolaknya," sebab mereka benar-benar hina dan lemah untuk bisa melakukannya ﴾ وَلَا هُمۡ يُنظَرُونَ ﴿ "dan tidak (pula) mereka diberi (waktu) tangguh," maksudnya memperoleh penundaan tempo sehingga diakhirkan siksaan mereka. Seandainya mereka menge-tahui hakikat ini dengan sebenarnya, niscaya mereka tidak akan meminta penyegeraan siksaan bagi mereka dan akan benar-benar merasa sangat takut terhadapnya. Hanya saja, karena pengetahuan ini kosong dari diri mereka, akhirnya mereka mengatakan apa yang telah mereka lontarkan.