Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Taa-Haa
Surah 20

Taa-Haa

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 82

وَإِنِّى لَغَفَّارٌ لِّمَن تَابَ وَءَامَنَ وَعَمِلَ صَـٰلِحًا ثُمَّ ٱهْتَدَىٰ 82

(82) Walaupun demikian, kesempatan bertaubat masih di-tawarkan, meskipun seseorang telah berbuat maksiat. Oleh karena itu, Allah berfirman, ﴾ وَإِنِّي لَغَفَّارٞ ﴿ "Dan sesungguhnya Aku Maha Pengampun," maksudnya, yang banyak ampunan dan rahmatNya ﴾ لِّمَن تَابَ ﴿ "bagi orang yang bertaubat," dari kekufuran, bid'ah, dan tindakan fasik, ﴾ وَءَامَنَ ﴿ "dan beriman," kepada Allah, para malaikat-Nya, kitab-kitabNya, para rasulNya dan Hari Akhir ﴾ وَعَمِلَ صَٰلِحٗا ﴿ "dan beramal shalih," dari amalan-amalan hati, jasmani dan ucapan-ucapan lisan, ﴾ ثُمَّ ٱهۡتَدَىٰ 82 ﴿ "kemudian tetap di jalan yang benar," mak-sudnya dia menempuh jalan yang lurus, mengikuti Rasulullah yang mulia dan mengikuti ajaran agama yang lurus. Orang ini, Allah mengampuni kesalahan-kesalahannya dan memaafkan dosa-dosa dan kenakalannya yang silam. Pasalnya, dia telah memenuhi syarat terpenting untuk meraih ampunan dan rahmatNya. Bahkan semua sebab-sebabnya terfokuskan pada perkara-perkara ini. Sesungguhnya taubat menutup kesalahan sebelumnya. Iman dan Islam menghancurkan dosa-dosa silam. Dan amalan shalih yang merupakan rangkaian kebaikan (dapat) melenyapkan kesa-lahan-kesalahan. Menempuh jalan-jalan hidayah dengan berbagai macamnya, berupa belajar ilmu agama, merenungi ayat atau hadits hingga maknanya jelas baginya adalah dapat memberikan hidayah. Seruan kepada agama yang benar, penolakan bid'ah, kekufuran atau kesesatan dan melaksanakan jihad, hijrah dan lain-lain, yang termasuk bagian terperinci dari hidayah. Semua itu akan meng-hapuskan dosa-dosa dan membuahkan tujuan yang ingin dicapai.