Taa-Haa
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
وَإِن تَجْهَرْ بِٱلْقَوْلِ فَإِنَّهُۥ يَعْلَمُ ٱلسِّرَّ وَأَخْفَى 7
(7) ﴾ وَإِن تَجۡهَرۡ بِٱلۡقَوۡلِ فَإِنَّهُۥ يَعۡلَمُ ٱلسِّرَّ ﴿ "Dan jika kamu mengeraskan ucapan-mu, maka sesungguhnya Dia mengetahui rahasia," maksudnya perka-taan yang lirih ﴾ وَأَخۡفَى 7 ﴿ "dan yang tersembunyi," dari sesuatu yang rahasia, yang bermakna rahasia yang berada di hati, dan belum diucapkan. Atau اَلسِّرُّ ialah segala sesuatu yang terbetik di hati. Sedangkan أَخْفَى merupakan segala sesuatu yang belum muncul di benak. Allah تعالى Maha mengetahui segala sesuatu yang terbetik pada waktunya dan segala bentuknya. Maksudnya, ilmu Allah تعالى meliputi segala sesuatu, yang samar maupun yang jelas, yang ter-sembunyi ataupun yang terlihat, sama saja, baik engkau mengeras-kan suara atau melirihkannya. Semuanya menurut ilmu Allah تعالى sama saja.