Taa-Haa
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
وَكَذَٰلِكَ نَجْزِى مَنْ أَسْرَفَ وَلَمْ يُؤْمِنۢ بِـَٔايَـٰتِ رَبِّهِۦ ۚ وَلَعَذَابُ ٱلْـَٔاخِرَةِ أَشَدُّ وَأَبْقَىٰٓ 127
(127) ﴾ وَكَذَٰلِكَ ﴿ "Dan demikanlah," dengan balasan ini Kami membalas ﴾ مَنۡ أَسۡرَفَ ﴿ "orang yang melampaui batas," melewati batas-batas dan melakukan perbuatan-perbuatan haram serta melampaui wilayah yang diperbolehkan baginya ﴾ وَلَمۡ يُؤۡمِنۢ بِـَٔايَٰتِ رَبِّهِۦۚ ﴿ "dan tidak percaya terhadap ayat-ayat Rabbnya," yang menunjukkan kepada se-luruh tuntutan keimanan, dengan sejelas-jelasnya lagi tegas. Allah tidaklah menganiayanya dan tidak menjatuhkan hukuman bukan pada tempatnya. Akan tetapi, penyebabnya adalah tindakannya melampaui batas dan tidak beriman. ﴾ وَلَعَذَابُ ٱلۡأٓخِرَةِ أَشَدُّ ﴿ "Dan sesung-guhnya azab di akhirat itu lebih berat," daripada siksa dunia dengan berlipat ganda ﴾ وَأَبۡقَىٰٓ 127 ﴿ "dan lebih kekal," karena tidak pernah ber-henti. Berbeda dengan siksa dunia, akan berhenti. Maka kewajiban kita adalah takut dan berwaspada dari siksa akhirat.