Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Baqara
Surah 2

Al-Baqara

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 71

قَالَ إِنَّهُۥ يَقُولُ إِنَّهَا بَقَرَةٌ لَّا ذَلُولٌ تُثِيرُ ٱلْأَرْضَ وَلَا تَسْقِى ٱلْحَرْثَ مُسَلَّمَةٌ لَّا شِيَةَ فِيهَا ۚ قَالُوا۟ ٱلْـَٔـٰنَ جِئْتَ بِٱلْحَقِّ ۚ فَذَبَحُوهَا وَمَا كَادُوا۟ يَفْعَلُونَ 71

(71) ﴾ قَالَ إِنَّهُۥ يَقُولُ إِنَّهَا بَقَرَةٞ لَّا ذَلُولٞ ﴿ "Musa berkata, 'Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang belum pernah dipakai'." Yakni belum pernah dimanfaatkan untuk bekerja, baik ﴾ تُثِيرُ ٱلۡأَرۡضَ ﴿ "membajak tanah" dengan bercocok tanam, ﴾ وَلَا تَسۡقِي ٱلۡحَرۡثَ ﴿ "dan tidak pula untuk mengairi tanaman," yakni, bukan dari hewan untuk bekerja, ﴾ مُسَلَّمَةٞ ﴿ "tidak bercacat" dari aib atau dari bekerja, dan ﴾ لَّا شِيَةَ فِيهَاۚ ﴿ "tidak ada belangnya," yakni tidak ada warna padanya selain warna yang telah disebutkan sebelumnya. ﴾ قَالُواْ ٱلۡـَٰٔنَ جِئۡتَ بِٱلۡحَقِّۚ ﴿ "Mereka berkata, 'Sekarang barulah kamu me-nerangkan hakikat sapi betina yang sebenarnya'." Yakni dengan penje-lasan yang sempurna, dan ini merupakan kejahilan mereka, kalau tidak demikian, niscaya dia telah membawakan mereka suatu ke-benaran sejak semula. Sekiranya mereka tidak menyanggah sapi yang mana niscaya terlaksanalah yang dimaksud dengan sapi apa saja, akan tetapi mereka ngeyel dengan memperbanyak pertanyaan, maka Allah memperlakukan mereka juga dengan keras, dan sekiranya mereka tidak mengatakan insya Allah, niscaya mereka pun tidak akan di-bimbing untuk mendapatkannya. ﴾ فَذَبَحُوهَا ﴿ "Kemudian mereka me-nyembelihnya," yaitu sapi yang telah dijelaskan dengan sifat-sifat tersebut, ﴾ وَمَا كَادُواْ يَفۡعَلُونَ ﴿ "dan hampir saja mereka tidak melaksanakan perintah itu" disebabkan sikap keras kepala yang terjadi dari mereka.