Maryam
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
أَفَرَءَيْتَ ٱلَّذِى كَفَرَ بِـَٔايَـٰتِنَا وَقَالَ لَأُوتَيَنَّ مَالًا وَوَلَدًا 77
(77) Maksudnya, tidakkah engkau heran terhadap kondisi orang kafir ini, yang menggabungkan antara kekufurannya terha-dap ayat Allah dan pengakuannya bahwa dia akan diberikan harta dan anak di akhirat kelak? Maksudnya, dia menjadi penghuni surga. Ini termasuk hal yang sangat aneh. Kalaulah dia seorang yang beriman kepada Allah kemudian melontarkan pengakuan ini, tentulah masih bisa diterima. Ayat ini, meskipun turun berkaitan dengan orang kafir ter-tentu[27], namun mencakup semua orang kafir yang menyangka bahwa dirinya di atas kebenaran dan termasuk penduduk surga.