Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Maryam
Surah 19

Maryam

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 17

فَٱتَّخَذَتْ مِن دُونِهِمْ حِجَابًا فَأَرْسَلْنَآ إِلَيْهَا رُوحَنَا فَتَمَثَّلَ لَهَا بَشَرًا سَوِيًّا 17

(17) ﴾ فَٱتَّخَذَتۡ مِن دُونِهِمۡ حِجَابٗا ﴿ "Maka dia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka," yaitu sebagai penutup dan pengaman. Keinginan untuk menjauhkan diri (dari kaumnya) dan pembuatan pembatas ini dengan tujuan untuk mengasingkan diri dan menyen-diri dalam rangka beribadah kepada Allah dan melakukan ketaatan kepadaNya dengan ikhlas dan ketundukan serta dengan (rasa) hina kepadaNya. Ini adalah bentuk ketaatannya kepada Allah, berdasarkan FirmanNya, ﴾ وَإِذۡ قَالَتِ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةُ يَٰمَرۡيَمُ إِنَّ ٱللَّهَ ٱصۡطَفَىٰكِ وَطَهَّرَكِ وَٱصۡطَفَىٰكِ عَلَىٰ نِسَآءِ ٱلۡعَٰلَمِينَ 42 يَٰمَرۡيَمُ ٱقۡنُتِي لِرَبِّكِ وَٱسۡجُدِي وَٱرۡكَعِي مَعَ ٱلرَّٰكِعِينَ 43 ﴿ "Dan (ingatlah) ketika Malaikat (Jibril) berkata, 'Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilihmu, menyucikanmu dan melebihkanmu atas segala wanita di dunia (yang semasa dengan kamu). Hai Maryam, taatlah kepada Rabbmu, sujud dan rukuklah bersama orang-orang yang rukuk'." (Ali Imran: 42-43). Firman Allah, ﴾ فَأَرۡسَلۡنَآ إِلَيۡهَا رُوحَنَا ﴿ "Lalu Kami mengutus ruh Kami kepadanya," yaitu Jibril عليه السلام ﴾ فَتَمَثَّلَ لَهَا بَشَرٗا سَوِيّٗا 17 ﴿ "maka dia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna," yaitu seperti lelaki yang sempurna, dalam rupa yang tampan dan fisik yang sempurna, tidak memiliki aib dan cela. Lantaran Maryam tidak mampu menyaksikan Jibril dalam bentuk rupa aslinya.