Al-Kahf
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
فَوَجَدَا عَبْدًا مِّنْ عِبَادِنَآ ءَاتَيْنَـٰهُ رَحْمَةً مِّنْ عِندِنَا وَعَلَّمْنَـٰهُ مِن لَّدُنَّا عِلْمًا 65
(65) Ketika mereka telah sampai di sana ﴾ فَوَجَدَا عَبۡدٗا مِّنۡ عِبَادِنَآ ﴿ "maka mereka bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami," yaitu Khidhir. Ia adalah seorang hamba yang shalih, bukan seorang nabi, berdasarkan pendapat yang shahih, ﴾ ءَاتَيۡنَٰهُ رَحۡمَةٗ مِّنۡ عِندِنَا ﴿ "yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami," maksudnya Allah menganugerahinya rahmat yang lebih spesial. Dengan itu, ilmu dan kebaikan amalnya bertambah. ﴾ وَعَلَّمۡنَٰهُ مِن لَّدُنَّا ﴿ "Dan yang telah Kami ajarkan kepadanya dari sisi Kami," maksudnya berasal dari sisi Kami ﴾ عِلۡمٗا 65 ﴿ "ilmu." Dia telah memperoleh ilmu yang tidak diberikan ke-pada Musa, kendatipun Musa lebih berilmu daripada Khidhir pada banyak permasalahan, terutama ilmu-ilmu keimanan dan ilmu-ilmu Ushul. Pasalnya, beliau adalah salah seorang ulul 'azmi dari kalangan para rasul yang Allah utamakan di atas seluruh makhluk dengan ilmu, amal, dan lainnya.