Al-Kahf
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
فَلَمَّا جَاوَزَا قَالَ لِفَتَىٰهُ ءَاتِنَا غَدَآءَنَا لَقَدْ لَقِينَا مِن سَفَرِنَا هَـٰذَا نَصَبًا 62
(62) Tatkala Musa dan pelayannya telah melewati tempat pertemuan dua laut, maka Musa berkata kepada pelayannya,﴾ ءَاتِنَا غَدَآءَنَا لَقَدۡ لَقِينَا مِن سَفَرِنَا هَٰذَا نَصَبٗا 62 ﴿ "Bawalah ke mari makanan kita; sesung-guhnya kita telah merasa letih karena perjalanan kita ini," maksudnya kita telah merasa kepayahan disebabkan perjalanan yang melewati (tempat dua pertemuan laut). Apabila tidak demikian, maka pada perjalanan panjang yang mereka lalui sampai ke tempat dua per-temuan laut, mereka tidak merasakan keletihan sama sekali. Ini termasuk tanda-tanda kebesaran Allah dan petunjuk yang meng-indikasikan kepada keberadaan apa yang dicari oleh Musa. Selain itu, sesungguhnya kerinduan yang berhubungan dengan perja-lanan sampai ke tempat itu telah memudahkan jalan bagi mereka. Ketika mereka telah melampaui tujuannya, maka mereka (baru) merasakan keletihan.