Al-Kahf
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
قُلْ إِنَّمَآ أَنَا۠ بَشَرٌ مِّثْلُكُمْ يُوحَىٰٓ إِلَىَّ أَنَّمَآ إِلَـٰهُكُمْ إِلَـٰهٌ وَٰحِدٌ ۖ فَمَن كَانَ يَرْجُوا۟ لِقَآءَ رَبِّهِۦ فَلْيَعْمَلْ عَمَلًا صَـٰلِحًا وَلَا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهِۦٓ أَحَدًۢا 110
(110) Maksudnya, katakanlah wahai Muhammad kepada orang-orang kafir dan selain mereka, ﴾ إِنَّمَآ أَنَا۠ بَشَرٞ مِّثۡلُكُمۡ ﴿ "Sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia seperti kamu," maksudnya aku bukan tuhan, tidak punya andil dalam kerajaan ini, tidak memiliki penge-tahuan tentang hal yang ghaib, dan tidak mengendalikan perben-daharaan Allah. Aku hanyalah manusia seperti k a l i a n ﴾ يُوحَىٰٓ إِلَيَّ أَنَّمَآ إِلَٰهُكُمۡ إِلَٰهٞ وَٰحِدٞۖ ﴿ "yang diwahyukan kepadaku, 'Bahwa Tuhanmu itu adalah Tuhan Yang Esa'," maksudnya aku dilebihkan daripada kalian dengan wahyu yang Allah sampaikan kepadaku, yang kandungan-nya paling agung adalah memberitahukan kepada k a l i a n ﴾ أَنَّمَآ إِلَٰهُكُمۡ إِلَٰهٞ وَٰحِدٞۖ ﴿ "bahwa Tuhanmu itu adalah Tuhan Yang Esa," maksudnya tidak ada sekutu bagiNya, dan tidak ada seorang pun yang berhak diibadahi, dengan ibadah seberat biji dzarrah pun [selainNya]. Aku mengajak kalian untuk beramal yang mendekatkan kalian kepada-Nya dan menghasilkan bagi kalian pahala dan menyingkirkan hukumanNya dari kalian. Oleh karena itu, Allah berfirman,﴾ فَمَن كَانَ يَرۡجُواْ لِقَآءَ رَبِّهِۦ فَلۡيَعۡمَلۡ عَمَلٗا صَٰلِحٗا ﴿ "Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Rabbnya, maka hendaklah dia mengerjakan amal yang shalih," yaitu amalan yang selaras dengan aturan syariat Allah, yang wajib mau-pun sunnah ﴾ وَلَا يُشۡرِكۡ بِعِبَادَةِ رَبِّهِۦٓ أَحَدَۢا 110 ﴿ "dan janganlah dia mempersekutu-kan seorang pun dalam beribadah kepada Rabbnya," maksudnya, tidak berbuat riya` dengan amalnya, tetapi hendaklah dia mengamal-kannya dengan ikhlas karena Wajah Allah تعالى. Orang yang telah memadukan antara ikhlas dan mutaba'ah (meneladani Rasul) dialah orang yang meraih apa yang ia harapkan dan ia cari. Adapun orang selain ini, maka dia akan merugi di dunia dan akhirat, kesempatan kedekatan dengan Rabbnya dan perolehan ridhaNya telah hilang darinya.
Inilah akhir surat al-Kahfi. Segala puji bagi Allah.