Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Israa
Surah 17

Al-Israa

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 72

وَمَن كَانَ فِى هَـٰذِهِۦٓ أَعْمَىٰ فَهُوَ فِى ٱلْـَٔاخِرَةِ أَعْمَىٰ وَأَضَلُّ سَبِيلًا 72

(72) ﴾ وَمَن كَانَ فِي هَٰذِهِۦٓ ﴿ "Dan barangsiapa yang di sini," yakni di dunia ini ﴾ أَعۡمَىٰ ﴿ "buta" dari kebenaran, maka dia tidak menerima dan tidak tunduk kepadanya, justru dia mengikuti kesesatan ﴾ فَهُوَ فِي ٱلۡأٓخِرَةِ أَعۡمَىٰ ﴿ "niscaya di akhirat (nanti) dia akan lebih buta (pula)" (tidak melihat) jalur menuju surga, sebagaimana tatkala di dunia dia tidak menapakinya ﴾ وَأَضَلُّ سَبِيلٗا ﴿ "dan lebih tersesat dari jalan (yang benar). Karena balasan itu disebabkan oleh jenis amal perbuatan itu ter-sendiri, dan sebagaimana kamu memberi balasan, maka kamu diberi balasan pula. Dalam ayat ini, terdapat dalil bahwasanya setiap umat itu akan diseru kepada agama dan kitabnya. Apakah dilaksanakan atau-kah tidak? Mereka tidak akan diazab dengan syariat nabi lain yang tidak diperintahkan untuk mengikutinya. Allah tidak akan meng-azab seseorang kecuali setelah hujjah tegak atasnya, kemudian dia menyelisihinya. Orang-orang yang suka berbuat kebaikan akan diberikan kitab mereka dengan tangan kanannya. Mereka akan mendapatkan kebahagiaan yang sangat besar. Sedangkan orang-orang yang suka berbuat kejelekan, akan mendapatkan kebalikan-nya. Mereka tidak mampu membaca kitab mereka disebabkan dah-syatnya kegelisahan dan ketakutan yang mereka rasakan.