Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Israa
Surah 17

Al-Israa

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 44

تُسَبِّحُ لَهُ ٱلسَّمَـٰوَٰتُ ٱلسَّبْعُ وَٱلْأَرْضُ وَمَن فِيهِنَّ ۚ وَإِن مِّن شَىْءٍ إِلَّا يُسَبِّحُ بِحَمْدِهِۦ وَلَـٰكِن لَّا تَفْقَهُونَ تَسْبِيحَهُمْ ۗ إِنَّهُۥ كَانَ حَلِيمًا غَفُورًا 44

(44) Oleh karena itu, Allah berfirman, ﴾ تُسَبِّحُ لَهُ ٱلسَّمَٰوَٰتُ ٱلسَّبۡعُ وَٱلۡأَرۡضُ وَمَن فِيهِنَّۚ وَإِن مِّن شَيۡءٍ ﴿ "Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalam-nya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatu pun," dari manusia, he-wan, pepohonan, tumbuhan dan benda padat, yang hidup maupun yang mati ﴾ إِلَّا يُسَبِّحُ بِحَمۡدِهِۦ ﴿ "melainkan bertasbih dengan memujiNya," de-ngan bahasa lisan dan bahasa tubuh ﴾ وَلَٰكِن لَّا تَفۡقَهُونَ تَسۡبِيحَهُمۡۚ ﴿ "tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka," maksudnya tasbih makhluk lain yang tidak berkomunikasi dengan bahasa kalian. Akan tetapi, semuanya dimengerti oleh Allah, Dzat Yang Maha Mengetahui perkara-perkara ghaib. ﴾ إِنَّهُۥ كَانَ حَلِيمًا غَفُورٗا ﴿ "Sesungguhnya Dia Maha Penyantun lagi Maha Pengampun," lantaran Allah tidak menyegera-kan (hukuman) azab atas orang yang berkomentar tentangNya dengan komentar (miring) yang hampir-hampir langit-langit dan bumi pecah, gunung-gunung ikut runtuh menyungkur (karena ucapan itu). Tetapi, Dia memberi penangguhan bagi mereka, men-curahkan nikmat, memberi rizki dan menyeru mereka ke pintu taubat, supaya mereka bertaubat dari dosa yang besar ini. Dan berikutnya Allah memberi mereka pahala yang melimpah dan meng-ampuni dosa-dosa mereka. Seandainya bukan karena santunan dan ampunan Allah, tentulah langit-langit itu akan dirobohkan hingga tidak menyisakan satu pun dari binatang melata (yang hi-dup) di muka bumi ini.