An-Nahl
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
وَقَالَ ٱللَّهُ لَا تَتَّخِذُوٓا۟ إِلَـٰهَيْنِ ٱثْنَيْنِ ۖ إِنَّمَا هُوَ إِلَـٰهٌ وَٰحِدٌ ۖ فَإِيَّـٰىَ فَٱرْهَبُونِ 51
(51) Allah تعالى memerintahkan (para makhluk) untuk beriba-dah kepadaNya saja, tiada sekutu bagiNya. Dia menunjukkan bukti petunjuk dengan kemampuanNya mencurahkan kenikmatan sendirian (tanpa bantuan orang lain) dan (keesaanNya). Lalu Allah berfirman, ﴾ لَا تَتَّخِذُوٓاْ إِلَٰهَيۡنِ ٱثۡنَيۡنِۖ ﴿ "Janganlah kamu menyembah dua tuhan," maksudnya engkau menjadikan sekutu bagiNya dalam uluhiyah-Nya, padahal, ﴾ إِنَّمَا هُوَ إِلَٰهٞ وَٰحِدٞ ﴿ "sesungguhnya Dia-lah Tuhan Yang Maha Esa," esa dalam sifat-sifat keagunganNya dan tunggal dengan semua perbuatanNya. Sebagaimana Dia Esa dalam DzatNya, nama-nama dan sifat-sifat serta perbuatan-perbuatanNya, maka esakanlah Dia dalam ibadah. Karena itu, Allah berfirman, ﴾ فَإِيَّٰيَ فَٱرۡهَبُونِ ﴿ "Maka hendak-lah kepadaKu saja kamu takut." Maksudnya, takutlah kepadaKu, taati-lah perintahKu, jauhilah laranganKu, tanpa menyekutukanKu de-ngan suatu makhluk pun, karena ia semuanya adalah makhlukKu