Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · An-Nahl
Surah 16

An-Nahl

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 38

وَأَقْسَمُوا۟ بِٱللَّهِ جَهْدَ أَيْمَـٰنِهِمْ ۙ لَا يَبْعَثُ ٱللَّهُ مَن يَمُوتُ ۚ بَلَىٰ وَعْدًا عَلَيْهِ حَقًّا وَلَـٰكِنَّ أَكْثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ 38

(38) Allah تعالى memberitahukan kondisi kaum musyrikin yang mendustakan RasulNya bahwasanya mereka, ﴾ وَأَقۡسَمُواْ بِٱللَّهِ جَهۡدَ أَيۡمَٰنِهِمۡ ﴿ "bersumpah dengan nama Allah dengan sumpahnya yang sungguh-sung-guh," maksudnya mereka bersumpah dengan berbagai bentuk sum-pah yang kuat lagi tegas untuk mendustakan Allah, bahwa Allah tidak akan membangkitkan orang-orang yang sudah mati, lagi tidak mampu menghidupkan mereka sesudah menjadi debu. Allah ber-firman untuk menampik pernyataan dusta mereka, ﴾ بَلَىٰ ﴿ "(Tidak demikian), bahkan (pasti Allah akan membangkitkannya)," Dia akan mem-bangkitkan mereka dan menghimpun mereka di hari yang tidak diragukan lagi (kedatangannya). ﴾ وَعۡدًا عَلَيۡهِ حَقّٗا ﴿ "Sebagai suatu janji yang benar dari Allah," Dia tidak mengingkari dan merubahnya, ﴾ وَلَٰكِنَّ أَكۡثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعۡلَمُونَ ﴿ "akan tetapi kebanyakan manusia tiada menge-tahui," di antara contoh kebodohan mereka yang parah, adalah peng-ingkaran mereka terhadap Hari Kebangkitan dan Pembalasan.