Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · An-Nahl
Surah 16

An-Nahl

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 29

فَٱدْخُلُوٓا۟ أَبْوَٰبَ جَهَنَّمَ خَـٰلِدِينَ فِيهَا ۖ فَلَبِئْسَ مَثْوَى ٱلْمُتَكَبِّرِينَ 29

(29) Apabila mereka memasuki pintu-pintu Neraka Jahanam, maka setiap orang yang mengamalkan suatu amalan akan mema-suki pintunya yang sesuai dengan kondisinya. Maka, itu adalah sejelek-jelek, ﴾ مَثۡوَى ٱلۡمُتَكَبِّرِينَ ﴿ "tempat orang-orang yang menyombong-kan diri," yaitu Neraka Jahanam. Sesungguhnya ia merupakan tem-pat kesedihan dan penyesalan, hunian (yang sarat) kesengsaraan dan kepedihan, sumber kegelisahan dan kerisauan, pusat kemurka-an dari Dzat Yang Mahahidup kekal lagi terus mengurusi (makhluk-Nya). Siksaan tidak dikendorkan atas mereka, dan kepedihan hu-kumannya tidak pernah dihentikan bagi mereka. Rabb yang Maha Penyayang telah berpaling dari mereka, dan menimpakan siksaan berat pada mereka.