Ibrahim
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
لِيَجْزِىَ ٱللَّهُ كُلَّ نَفْسٍ مَّا كَسَبَتْ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ سَرِيعُ ٱلْحِسَابِ 51
(51) Penyiksaan itu bukanlah bentuk tindak kezhaliman Allah (terhadap mereka). Itu hanyalah bentuk balasan atas amalan yang mereka kerjakan dan usahakan. Oleh karena itu, Allah تعالى berfirman, ﴾ لِيَجۡزِيَ ٱللَّهُ كُلَّ نَفۡسٖ مَّا كَسَبَتۡۚ ﴿ "agar Allah memberi pembalasan kepada tiap-tiap orang terhadap apa yang dia usahakan", berupa amalan yang baik maupun yang jelek dengan keadilan dan tidak berat sebelah, yang tidak berisi kezhaliman dalam kondisi apa pun. ﴾ إِنَّ ٱللَّهَ سَرِيعُ ٱلۡحِسَابِ ﴿ "Sesungguhnya Allah Mahacepat hisabNya", seperti Firman Allah, ﴾ ٱقۡتَرَبَ لِلنَّاسِ حِسَابُهُمۡ وَهُمۡ فِي غَفۡلَةٖ مُّعۡرِضُونَ 1 ﴿ "Telah dekat kepada manusia hari menghisab segala amalan mereka, sedang mereka berada dalam kelalaian lagi berpaling (darinya)." (Al-An-biya`: 1). Pengertian ayat ini juga bisa (mengarah pada realita) bahwa Allah sangat cepat perhitunganNya. Mampu menjalankan (perhi-tungan amalan) semua makhluk dalam satu waktu, sebagaimana Allah mencurahkan rizki, mengatur mereka dengan berbagai aturan dalam sekejap saja. Tidak ada urusan yang menyibukkan kepen-tingan urusan lain. Yang demikian itu tidaklah sukar bagi Allah.