Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Ibrahim
Surah 14

Ibrahim

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 34

وَءَاتَىٰكُم مِّن كُلِّ مَا سَأَلْتُمُوهُ ۚ وَإِن تَعُدُّوا۟ نِعْمَتَ ٱللَّهِ لَا تُحْصُوهَآ ۗ إِنَّ ٱلْإِنسَـٰنَ لَظَلُومٌ كَفَّارٌ 34

(34) ﴾ وَءَاتَىٰكُم مِّن كُلِّ مَا سَأَلۡتُمُوهُۚ ﴿ "Dan Dia telah memberikan kepada-mu (keperluanmu) dari segala apa yang kamu mohonkan kepadaNya", Allah memberikan kepada kalian segala hal yang berhubungan dengan angan-angan dan kebutuhan kalian yang kalian mohon-kan kepadaNya, baik melalui gerak-gerik kalian atau dengan per-nyataan verbal berupa hewan-hewan ternak, alat-alat (piranti), produk-produk dan lain sebagainya. ﴾ وَإِن تَعُدُّواْ نِعۡمَتَ ٱللَّهِ لَا تُحۡصُوهَآۗ ﴿ "Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah kamu dapat menghitung-nya", apalagi berkaitan dengan pelaksanaan syukur kalian terha-dapnya ﴾ إِنَّ ٱلۡإِنسَٰنَ لَظَلُومٞ كَفَّارٞ ﴿ "Sesungguhnya manusia itu, sangat zhalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah)", maksudnya sifat ini merupakan tabiat manusia, di mana dia berbuat zhalim dan nekad melakukan maksiat-maksiat, lalai dalam memenuhi hak-hak Allah, sering mengingkari nikmat-nikmat Allah, tidak mensyukurinya, tidak mengakuinya, kecuali orang-orang yang diberi hidayah oleh Allah, hingga mau bersyukur atas nikmat-nikmatNya, dan menya-dari hak Rabbnya (atas dirinya) dan menjalankannya. Pada beberapa ayat ini, terdapat keterangan mengenai berba-gai macam nikmat Allah yang banyak kepada hamba, baik terpe-rinci ataupun global. Allah mengajak para hambaNya untuk berbuat syukur kepadaNya dan mengingatNya serta menganjurkan mereka untuk itu, mendorong untuk meminta dan berdoa kepadaNya di waktu-waktu malam dan siang hari, sebagaimana (timbal baliknya) bahwa nikmatNya akan datang berulang-ulang di segala waktu.