Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Ibrahim
Surah 14

Ibrahim

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 21

وَبَرَزُوا۟ لِلَّهِ جَمِيعًا فَقَالَ ٱلضُّعَفَـٰٓؤُا۟ لِلَّذِينَ ٱسْتَكْبَرُوٓا۟ إِنَّا كُنَّا لَكُمْ تَبَعًا فَهَلْ أَنتُم مُّغْنُونَ عَنَّا مِنْ عَذَابِ ٱللَّهِ مِن شَىْءٍ ۚ قَالُوا۟ لَوْ هَدَىٰنَا ٱللَّهُ لَهَدَيْنَـٰكُمْ ۖ سَوَآءٌ عَلَيْنَآ أَجَزِعْنَآ أَمْ صَبَرْنَا مَا لَنَا مِن مَّحِيصٍ 21

(21) ﴾ وَبَرَزُواْ ﴿ "Dan mereka akan berkumpul", yaitu makhluk-makhluk ﴾ لِلَّهِ جَمِيعٗا ﴿ "semuanya menghadap ke hadirat Allah", ketika sangkakala ditiup. Mereka pun bangkit dari kubur-kubur menuju Rabb mereka, berdiri di permukaan bumi yang rata, datar sama sekali, tiada sedikit pun kamu melihat padanya tempat yang rendah dan yang tinggi. Mereka berdiri menghadap ke hadirat Allah, tidak ada sesuatu pun dari keadaan mereka yang tersembunyi atasNya. Ketika berhadapan, maka mereka melakukan perdebatan mencari-cari alasan. Setiap orang membebaskan dirinya dan berupaya mem-bela diri sebisanya. Tetapi, apakah itu bisa mereka lakukan? Maka berkatalah, ﴾ ٱلضُّعَفَٰٓؤُاْ ﴿ "orang-orang yang lemah", yaitu yang mengekor dan mengedepankan fanatisme buta ﴾ لِلَّذِينَ ٱسۡتَكۡبَرُوٓاْ ﴿ "kepada orang-orang yang sombong", mereka adalah para panutan mereka yang menjadi lokomotif dalam kesesatan, ﴾ إِنَّا كُنَّا لَكُمۡ تَبَعٗا ﴿ "Sesungguhnya kami dahulu adalah pengikut-pengikutmu", di dunia, kalian memerintahkan kami untuk berbuat kesesatan dan menyo-dorkannya kepada kami dalam keadaan memikat sehingga kalian pun menjerumuskan kami dalam kesesatan. ﴾ فَهَلۡ أَنتُم ﴿ "Maka dapatkah kamu", pada hari ini ﴾ مُّغۡنُونَ عَنَّا مِنۡ عَذَابِ ٱللَّهِ مِن شَيۡءٖۚ ﴿ "menghindarkan dari kami azab Allah (walaupun) sedikit saja", meski hanya siksaan seberat biji dzarrah saja. Seandainya ﴾ قَالُواْ ﴿ "me-reka mengatakan", yaitu para panutan dan pimpinan, "Kami menyesat-kan kalian sebagaimana kami telah sesat, maka ﴾ لَوۡ هَدَىٰنَا ٱللَّهُ لَهَدَيۡنَٰكُمۡۖ ﴿ "seandainya Allah memberi petunjuk kepada kami, niscaya kami dapat memberi petunjuk kepadamu", sehingga tidak ada seorang pun yang bisa menolong orang lain. ﴾ سَوَآءٌ عَلَيۡنَآ أَجَزِعۡنَآ ﴿ "Sama saja bagi kita apa-kah kita mengeluh", karena siksaan ﴾ أَمۡ صَبَرۡنَا ﴿ "ataukah sabar" mengha-dapinya ﴾ مَا لَنَا مِن مَّحِيصٖ ﴿ "sekali-kali kita tidak mempunyai tempat untuk melarikan diri", (yaitu berupa) tempat perlindungan yang kami bersembunyi di sana, juga tidak ada tempat melarikan diri bagi kami dari siksaan Allah.