Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Ibrahim
Surah 14

Ibrahim

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 10

قَالَتْ رُسُلُهُمْ أَفِى ٱللَّهِ شَكٌّ فَاطِرِ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۖ يَدْعُوكُمْ لِيَغْفِرَ لَكُم مِّن ذُنُوبِكُمْ وَيُؤَخِّرَكُمْ إِلَىٰٓ أَجَلٍ مُّسَمًّى ۚ قَالُوٓا۟ إِنْ أَنتُمْ إِلَّا بَشَرٌ مِّثْلُنَا تُرِيدُونَ أَن تَصُدُّونَا عَمَّا كَانَ يَعْبُدُ ءَابَآؤُنَا فَأْتُونَا بِسُلْطَـٰنٍ مُّبِينٍ 10

(10) Dan sungguh mereka telah mendustakannya dan telah berbuat kezhaliman. Oleh karenanya, ﴾ قَالَتۡ رُسُلُهُمۡ ﴿ "para rasul ber-kata", kepada mereka, ﴾ أَفِي ٱللَّهِ شَكّٞ ﴿ "Apakah ada keragu-raguan tentang Allah", sesungguhnya itu merupakan sebuah perkara yang sangat jelas dan terang. Siapa saja yang meragukan tentang Allah ﴾ فَاطِرِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِۖ ﴿ "Pencipta langit dan bumi", yang keberadaan segala sesuatu tergantung pada wujudNya. Tidak ada seorang makhluk hebat pun di sisi Allah yang memiliki pengetahuan hingga pada hal-hal yang bisa dicerna dengan panca indera. Karenanya, para rasul mengajak bicara mereka sebagaimana komunikasi kepada orang yang tidak syak lagi tentangNya, dan tidak pantas untuk terjadinya keraguan padaNya. ﴾ يَدۡعُوكُمۡ ﴿ "Dia menyeru kamu", kepada beragam kemanfaat-an dan kemaslahatan bagi kalian ﴾ لِيَغۡفِرَ لَكُم مِّن ذُنُوبِكُمۡ وَيُؤَخِّرَكُمۡ إِلَىٰٓ أَجَلٖ مُّسَمّٗىۚ ﴿ "untuk memberi ampunan kepadamu dari dosa-dosamu dan me-nangguhkan (siksaan)mu sampai masa yang ditentukan", maksudnya agar Allah memberikan pahala yang bersifat segera dan yang ter-tunda atas sambutan kalian terhadap seruanNya. Allah menyeru kalian bukan untuk (kepentingan) mencari manfaat dari ibadah kalian, justru nilai manfaatnya berbalik kembali kepada kalian. Maka mereka membantah para rasul dengan bantahan yang biasa dilon-tarkan orang-orang bodoh lagi tidak berakal, ﴾ قَالُوٓاْ ﴿ "mereka berkata" kepada para rasul, ﴾ إِنۡ أَنتُمۡ إِلَّا بَشَرٞ مِّثۡلُنَا ﴿ "Kamu tidak lain hanyalah manusia seperti kami juga", maksudnya bagaimana bisa, kalian mengungguli kami dengan nubuwwat (kenabian) dan risalah (kerasulan)? ﴾ تُرِيدُونَ أَن تَصُدُّونَا عَمَّا كَانَ يَعۡبُدُ ءَابَآؤُنَا ﴿ "Kamu menghendaki untuk meng-halang-halangi (membelokkan) kami dari sesuatu yang selalu disembah nenek moyang kami", bagaimana mungkin kami bisa meninggalkan ideologi nenek moyang kami dan sejarah mereka karena jalan pi-kiran nalarmu? Bagaimana kami menaatimu padahal kamu itu ma-nusia juga seperti kami? ﴾ فَأۡتُونَا بِسُلۡطَٰنٖ مُّبِينٖ ﴿ "Karena itu datangkanlah kepada kami bukti yang nyata", yaitu dengan hujah yang terang lagi jelas. Yang dimaksud dengan bukti adalah bukti yang mereka minta. Kalau tidak demikian yang dimaksud, maka seperti sudah dikemu-kakan, bahwa para rasul telah membawa bukti-bukti kebenaran kepada mereka.