Yusuf
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
يَـٰصَـٰحِبَىِ ٱلسِّجْنِ ءَأَرْبَابٌ مُّتَفَرِّقُونَ خَيْرٌ أَمِ ٱللَّهُ ٱلْوَٰحِدُ ٱلْقَهَّارُ 39
(39) Selanjutnya ia mendakwahi mereka dengan terang-te-rangan. Ia berkata, ﴾ يَٰصَٰحِبَيِ ٱلسِّجۡنِ ءَأَرۡبَابٞ مُّتَفَرِّقُونَ خَيۡرٌ أَمِ ٱللَّهُ ٱلۡوَٰحِدُ ٱلۡقَهَّارُ ﴿ "Hai kedua penghuni penjara, manakah yang baik, tuhan-tuhan yang bermacam-macam itu ataukah Allah Yang Maha Esa lagi Mahaperkasa" maksud-nya, apakah tuhan-tuhan yang lemah tidak berdaya, tidak dapat mencurahkan manfaat dan menimpakan bahaya, tidak sanggup memberi dan tidak mampu menahan, bentuknya bermacam-macam, ada yang berbentuk pepohonan, bebatuan, malaikat, orang-orang yang telah mati dan sesembahan lainnya yang didaulat oleh kaum musyrikin, apakah itu semua lebih baik ataukah Allah yang mem-punyai sifat-sifat kesempurnaan, Esa dalam Dzat dan Sifat-sifatNya serta perbuatan-perbuatanNya? Allah tidak ada sekutu bagiNya dalam hal-hal itu sedikit pun. Al-Qahhar (Mahaperkasa) yang segala sesuatu tunduk patuh kepada keperkasaan dan kekuasaanNya. Apa pun yang diinginkanNya, maka langsung terwujud. Dan apa saja yang tidak Allah kehendaki, maka tidak akan terjadi. Tidak ada satu binatang melata pun melainkan Allah mampu memegangi ubun-ubunnya.