Yusuf
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
قَالَ لَا يَأْتِيكُمَا طَعَامٌ تُرْزَقَانِهِۦٓ إِلَّا نَبَّأْتُكُمَا بِتَأْوِيلِهِۦ قَبْلَ أَن يَأْتِيَكُمَا ۚ ذَٰلِكُمَا مِمَّا عَلَّمَنِى رَبِّىٓ ۚ إِنِّى تَرَكْتُ مِلَّةَ قَوْمٍ لَّا يُؤْمِنُونَ بِٱللَّهِ وَهُم بِٱلْـَٔاخِرَةِ هُمْ كَـٰفِرُونَ 37
(37) Maka ﴾ قَالَ ﴿ "Yusuf berkata", kepada mereka berdua un-tuk menyambut permintaan mereka.﴾ لَا يَأۡتِيكُمَا طَعَامٞ تُرۡزَقَانِهِۦٓ إِلَّا نَبَّأۡتُكُمَا بِتَأۡوِيلِهِۦ قَبۡلَ أَن يَأۡتِيَكُمَاۚ ﴿ "Tidaklah disampaikan kepada kamu berdua makanan yang akan diberikan kepadamu, melainkan aku telah dapat menerangkan jenis makanan itu, sebelum makanan itu sampai kepadamu" maksudnya, hen-daknya hati kalian berdua tenang-tenang saja. Sesungguhnya aku akan bersegera menakwilkan mimpi kalian berdua. Makan siang atau makan malam kalian berdua tidaklah akan datang kepada ka-lian pada permulaan waktunya melainkan aku telah menceritakan ta'birnya sebelum makanan itu sampai kepada kalian. Boleh jadi Yusuf عليه السلام bermaksud mendakwahi mereka agar beriman dalam kondisi ini yang mana mereka betul-betul tampak membutuhkan-nya (keimanan). Tujuannya, agar lebih manjur dan diterima dak-wahnya. Kemudian dia berkata ﴾ ذَٰلِكُمَا ﴿ "Yang demikian itu", penak-wilan mimpi yang akan aku lakukan untuk kalian berdua ﴾ مِمَّا عَلَّمَنِي رَبِّيٓۚ ﴿ "adalah sebagian dari apa yang diajarkan kepadaku oleh Rabbku" maksudnya ini termasuk ilmu Allah yang Dia ajarkan kepadaku dan mencurahkan kebaikanNya kepadaku dengan bentuk itu. Hal itu lantaran ﴾ إِنِّي تَرَكۡتُ مِلَّةَ قَوۡمٖ لَّا يُؤۡمِنُونَ بِٱللَّهِ وَهُم بِٱلۡأٓخِرَةِ هُمۡ كَٰفِرُونَ ﴿ "sesung-guhnya aku telah meninggalkan agama orang-orang yang tidak beriman kepada Allah, sedang mereka ingkar kepada Hari Kemudian", makna kata اَلتَّرْكُ (meninggalkan) sebagaimana berlaku bagi orang yang pernah memasuki sesuatu kemudian berpindah darinya, maka juga ber-laku bagi orang yang memang tidak pernah memasukinya sama sekali. Jadi, tidak bisa dikatakan bahwa Yusuf sebelumnya meme-luk agama selain millah (agama) Nabi Ibrahim.