Al-Falaq
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ 5
(5) ﴾ وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ ﴿ "Dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki." Orang dengki adalah orang yang senang atas le-nyapnya nikmat dari orang yang ia dengki dengan berusaha sekuat tenaga untuk melenyapkan nikmat tersebut dengan berbagai cara. Sehingga, perlu meminta perlindungan kepada Allah سبحانه وتعالى dari keja-hatannya dan untuk meruntuhkan tipu dayanya. Penyebar penya-kit-penyakit 'ain juga termasuk orang yang dengki karena tidaklah penyakit 'ain muncul kecuali dari seorang pendengki, bertabiat buruk, dan berjiwa keji. Surat ini mencakup perlindungan dari segala macam keja-hatan secara umum dan khusus dan menunjukkan bahwa sihir itu nyata, bahayanya mengkhawatirkan, dan kita harus meminta per-lindungan kepada Allah سبحانه وتعالى dari sihir dan pelakunya.