Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Hud
Surah 11

Hud

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 28

قَالَ يَـٰقَوْمِ أَرَءَيْتُمْ إِن كُنتُ عَلَىٰ بَيِّنَةٍ مِّن رَّبِّى وَءَاتَىٰنِى رَحْمَةً مِّنْ عِندِهِۦ فَعُمِّيَتْ عَلَيْكُمْ أَنُلْزِمُكُمُوهَا وَأَنتُمْ لَهَا كَـٰرِهُونَ 28

(28) Oleh karena itu, ﴾ قَالَ ﴿ "Nuh berkata" kepada mereka menanggapi, ﴾ يَٰقَوۡمِ أَرَءَيۡتُمۡ إِن كُنتُ عَلَىٰ بَيِّنَةٖ مِّن رَّبِّي ﴿ "Hai kaumku, bagaimana pen-dapatmu, jika aku sudah mempunyai bukti yang nyata dari Rabbku." Maksudnya berada di atas keyakinan dan kepastian, yakni dia adalah Rasul yang sempurna dan teladan yang ditaati oleh orang-orang yang berakal. Akal tokoh-tokoh besar dibanding akal Nuh adalah kecil. Dia adalah orang yang benar-benar jujur, maka jika dia berkata, "Sesungguhnya aku mempunyai bukti yang nyata dari Rabbku." Cukuplah ucapan ini sebagai bukti dan saksi atas kebe-narannya. ﴾ وَءَاتَىٰنِي رَحۡمَةٗ مِّنۡ عِندِهِۦ ﴿ "Dan Dia memberiku rahmat dari sisiNya." Maksudnya, Dia memberiku wahyu, mengangkatku menjadi rasul dan memberiku nikmat hidayah. ﴾ فَعُمِّيَتۡ عَلَيۡكُمۡ ﴿ "Tetapi rahmat itu di-samarkan bagimu." Maksudnya, tidak jelas bagimu, dan dengannya kamu bermalas-malasan. ﴾ أَنُلۡزِمُكُمُوهَا ﴿ "Apa akan kami paksakan kamu menerimanya." Maksudnya, apakah kami akan memaksamu atas sesuatu yang telah jelas bagi kami sementara kamu masih ragu pada-nya dan kamu tidak menyukainya sehingga kamu berusaha menolak sesuatu yang aku bawa? Itu semua tidak merugikan kami dan tidak menodai keyakinan kami sedikit pun. Ucapan dan dustamu atas kami, tidak menghalangi kami dari sesuatu yang kami imani, paling-paling ia justru menjadi penghalang bagimu yang mengakibatkan kamu menolak tunduk kepada kebenaran yang menurutmu adalah kebatilan. Jika keadaannya telah sampai di sini maka kami tidak kuasa memaksamu kepada perintah Allah dan mewajibkanmu ke-pada sesuatu yang kamu lari darinya. Oleh karena itu, dia berkata, ﴾ أَنُلۡزِمُكُمُوهَا وَأَنتُمۡ لَهَا كَٰرِهُونَ ﴿ "Apa akan kami paksakan kamu menerimanya pa-dahal kamu tiada menyukainya?"