Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Yunus
Surah 10

Yunus

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 35

قُلْ هَلْ مِن شُرَكَآئِكُم مَّن يَهْدِىٓ إِلَى ٱلْحَقِّ ۚ قُلِ ٱللَّهُ يَهْدِى لِلْحَقِّ ۗ أَفَمَن يَهْدِىٓ إِلَى ٱلْحَقِّ أَحَقُّ أَن يُتَّبَعَ أَمَّن لَّا يَهِدِّىٓ إِلَّآ أَن يُهْدَىٰ ۖ فَمَا لَكُمْ كَيْفَ تَحْكُمُونَ 35

(35) ﴾ قُلۡ هَلۡ مِن شُرَكَآئِكُم مَّن يَهۡدِيٓ إِلَى ٱلۡحَقِّۚ ﴿ "Katakanlah, 'Apakah di antara sekutu-sekutumu ada yang menunjuki kepada kebenaran?'" Dengan men-jelaskannya, menunjukkannya, mengilhamkannya dan memberikan taufik kepadanya. ﴾ قُلِ ٱللَّهُ ﴿ "Katakanlah, 'Allah-lah'," hanya Dia semata, ﴾ يَهۡدِي ﴿ "yang menunjuki", kepada kebenaran dengan dalil-dalil, bukti-bukti, ilham, taufik dan pertolongan untuk meniti jalan yang lurus. ﴾ أَمَّن لَّا يَهِدِّيٓ إِلَّآ أَن يُهۡدَىٰۖ ﴿ "Ataukah orang yang tidak dapat memberi petunjuk kecuali (bila) diberi petunjuk?" Karena kebodohan dan kesesatannya, ia adalah sekutu-sekutu mereka yang tidak mendapat petunjuk dan tidak memberi petunjuk kecuali jika ia diberi petunjuk. ﴾ فَمَا لَكُمۡ كَيۡفَ تَحۡكُمُونَ ﴿ "Mengapa kamu (berbuat demikian)? Bagaima-nakah kamu mengambil keputusan?" Maksudnya apa yang membuat-mu mengambil keputusan batil ini dengan menetapkan kebenaran beribadah kepada seseorang bersama Allah setelah munculnya hujjah dan bukti bahwa tidak ada yang berhak atas ibadah kecuali hanya Allah semata? Jika telah terbukti bahwa tuhan-tuhan yang mereka sembah tidak memiliki sifat-sifat ma'nawi dan fi'li yang membuatnya berhak untuk disembah bersama Allah, justru ia me-miliki kekurangan-kekurangan yang membuktikan kebatilan ke-tuhanannya, maka dengan dasar apa ia dijadikan sebagai tuhan bersama Allah?