Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Yunus
Surah 10

Yunus

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 32

فَذَٰلِكُمُ ٱللَّهُ رَبُّكُمُ ٱلْحَقُّ ۖ فَمَاذَا بَعْدَ ٱلْحَقِّ إِلَّا ٱلضَّلَـٰلُ ۖ فَأَنَّىٰ تُصْرَفُونَ 32

(32) ﴾ فَذَٰلِكُمُ ﴿ "Maka (Dzat yang demikian) itu", yang menyifati diriNya dengan sifat yang disebutkan, ﴾ ٱللَّهُ رَبُّكُمُ ﴿ "itulah Allah Rabb-mu." Yakni yang dipertuhankan lagi disembah, yang dipuji, yang melindungi semua makhluk dengan nikmatNya. Dia adalah ﴾ ٱلۡحَقُّۖ فَمَاذَا بَعۡدَ ٱلۡحَقِّ إِلَّا ٱلضَّلَٰلُۖ ﴿ "yang sebenarnya, maka tidak ada sesudah kebenaran itu, melainkan kesesatan." Karena Allah yang memegang hak Pencip-taan dan Pengaturan terhadap segala sesuatu. Tidak ada satu nikmat pun pada manusia melainkan dariNya. Tidak ada yang mendatang-kan kebaikan kecuali Dia. Tidak ada yang menolak keburukan ke-cuali Dia, Pemilik Asma`ul Husna dan sifat-sifat yang sempurna yang agung lagi mulia dan terpuji. ﴾ فَأَنَّىٰ تُصۡرَفُونَ ﴿ "Maka bagaimanakah kamu dipalingkan (dari kebenaran)?" Dari penghambaan kepada Dzat yang sifatNya demikian kepada penghambaan kepada yang tidak memiliki -dari keberadaannya- kecuali ketiadaan. Tidak memiliki (untuk dirinya sendiri) manfaat, mudarat, kematian, kehidupan dan kebangkitan, tidak memiliki kekuasaan sedikit pun, tidak memiliki sekutu dari segi manapun dan tidak ada syafa'at di sisiNya kecuali dengan izin dariNya.