Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Yunus
Surah 10

Yunus

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 104

قُلْ يَـٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ إِن كُنتُمْ فِى شَكٍّ مِّن دِينِى فَلَآ أَعْبُدُ ٱلَّذِينَ تَعْبُدُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ وَلَـٰكِنْ أَعْبُدُ ٱللَّهَ ٱلَّذِى يَتَوَفَّىٰكُمْ ۖ وَأُمِرْتُ أَنْ أَكُونَ مِنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ 104

(104) Allah تعالى berfirman kepada NabiNya, Muhammad Sayyidil Mursalin, Imamul Muttaqin dan Khairul Muqinin, ﴾ قُلۡ يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ إِن كُنتُمۡ فِي شَكّٖ مِّن دِينِي ﴿ "Katakanlah, 'Hai manusia, jika kamu masih dalam keragu-raguan tentang agamaku," yakni dalam kebimbangan dan kerancuan, maka aku tidak ragu darinya bahkan aku mempunyai ilmu yang yakin bahwa ia adalah kebenaran, dan sesuatu yang kamu sembah selain Allah adalah batil, dan dalam hal itu aku memiliki bukti-bukti kuat dan alasan-alasan yang jelas. Oleh karena itu, dia berkata, ﴾ فَلَآ أَعۡبُدُ ٱلَّذِينَ تَعۡبُدُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ ﴿ "Maka (ketahuilah) aku tidak menyembah yang kalian sembah selain Allah", dalam bentuk berhala-berhala, sekutu-sekutu dan lain-lain, karena ia tidak menciptakan, tidak memberi rizki dan tidak mengatur perkara apa pun, ia hanya makhluk yang diatur yang padanya tidak terdapat sesuatu yang menjadikannya berhak untuk disembah. ﴾ وَلَٰكِنۡ أَعۡبُدُ ٱللَّهَ ٱلَّذِي يَتَوَفَّىٰكُمۡۖ ﴿ "Tetapi aku menyembah Allah yang akan mematikan kamu." Dia-lah Allah yang menciptakan-mu, Dia pula yang mematikanmu kemudian membangkitkanmu untuk membalas perbuatanmu, Dia-lah yang berhak untuk disem-bah, dilaksanakan shalat untuknya, dipatuhi dan disujudi. ﴾ وَأُمِرۡتُ أَنۡ أَكُونَ مِنَ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ ﴿ "Dan aku telah diperintah supaya termasuk orang-orang yang beriman."