At-Tawba
Voici une traduction du tafsîr d’as-Saʿdī, telle qu’IslamHouse.com la publie sur saadi.islamenc.com, lue dans les pages de ce site. Le site ne dit ni qui l’a traduite ni quelle édition imprimée elle suit, et n’indique aucune condition pour en reprendre le texte, si bien que le droit de la montrer n’est pas vérifié. Personne ne l’a comparée à un livre imprimé, et aucun savant ne l’a relue. Chaque passage se tient à côté des versets qu’il commente, qui sont le texte coranique de Tanzil, montré tel qu’il y est ; un verset auquel le site ne donne aucun commentaire propre se tient avec le passage qui le précède, et l’index nomme chacun de ces versets. Sabīl n’en a rien écrit ni traduit.
Texte desaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)pris le 2026-10-22
لَوْ خَرَجُوا۟ فِيكُم مَّا زَادُوكُمْ إِلَّا خَبَالًا وَلَأَوْضَعُوا۟ خِلَـٰلَكُمْ يَبْغُونَكُمُ ٱلْفِتْنَةَ وَفِيكُمْ سَمَّـٰعُونَ لَهُمْ ۗ وَٱللَّهُ عَلِيمٌۢ بِٱلظَّـٰلِمِينَ 47
(47) Kemudian Allah menyebutkan hikmahNya dalam hal ini. ﴾ لَوۡ خَرَجُواْ فِيكُم مَّا زَادُوكُمۡ إِلَّا خَبَالٗا ﴿ "Jika mereka berangkat bersama-sama kamu, niscaya mereka tidak menambah kamu selain dari kerusakan belaka", yakni kekurangan, ﴾ وَلَأَوۡضَعُواْ خِلَٰلَكُمۡ ﴿ "dan tentu mereka akan bergegas-gegas maju ke muka di celah-celah barisanmu", yakni, mereka akan menyulut fitnah dan keburukan di antaramu dan memecah belah persatuanmu ﴾ يَبۡغُونَكُمُ ٱلۡفِتۡنَةَ ﴿ "untuk mengadakan kekacauan di antara-mu." Yakni mereka berkeinginan keras memicu fitnah dan memacu permusuhan di antaramu. ﴾ وَفِيكُمۡ ﴿ "Sedang di antara kamu ada orang-orang", yang lemah akalnya ﴾ سَمَّٰعُونَ لَهُمۡۗ ﴿ "yang amat suka mendengarkan perkataan mereka." Yakni memenuhi panggilan mereka dan tertipu oleh mereka. Jika mereka berkeinginan keras untuk menelantar-kanmu dan ingin menanamkan keburukan di antaramu, serta me-lemahkan barisanmu di depan musuhmu sedangkan di antaramu ada yang menerima ucapan mereka dan mendengarnya, maka bagaimana menurutmu dengan keburukan yang terjadi dan akibat pahit yang timbul jika mereka berangkat bersama orang-orang yang beriman? Milik Allah-lah hikmah yang sempurna manakala Dia melemahkan niat mereka dan mencegah mereka keluar bersama hamba-hambaNya yang beriman karena kasih sayangNya kepada hamba-hambaNya agar mereka tidak disusupi orang-orang yang tidak berguna malah membahayakan. ﴾ وَٱللَّهُ عَلِيمُۢ بِٱلظَّٰلِمِينَ ﴿ "Dan Allah mengetahui orang-orang yang zhalim." Maka Dia memberitahu hamba-hambaNya bagaimana mewaspadai mereka dan menjelaskan dam-pak negatif akibat berteman dengan mereka.