Aller au contenu
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Anfaal
Sourate 8

Al-Anfaal

Voici une traduction du tafsîr d’as-Saʿdī, telle qu’IslamHouse.com la publie sur saadi.islamenc.com, lue dans les pages de ce site. Le site ne dit ni qui l’a traduite ni quelle édition imprimée elle suit, et n’indique aucune condition pour en reprendre le texte, si bien que le droit de la montrer n’est pas vérifié. Personne ne l’a comparée à un livre imprimé, et aucun savant ne l’a relue. Chaque passage se tient à côté des versets qu’il commente, qui sont le texte coranique de Tanzil, montré tel qu’il y est ; un verset auquel le site ne donne aucun commentaire propre se tient avec le passage qui le précède, et l’index nomme chacun de ces versets. Sabīl n’en a rien écrit ni traduit.

Texte desaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)pris le 2026-10-22

Verset 75

وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مِنۢ بَعْدُ وَهَاجَرُوا۟ وَجَـٰهَدُوا۟ مَعَكُمْ فَأُو۟لَـٰٓئِكَ مِنكُمْ ۚ وَأُو۟لُوا۟ ٱلْأَرْحَامِ بَعْضُهُمْ أَوْلَىٰ بِبَعْضٍ فِى كِتَـٰبِ ٱللَّهِ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌۢ 75

(75) Begitu pula orang-orang yang datang sesudah para Muhajirin dan Anshar tersebut dari kalangan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, dia beriman, berhijrah dan berjihad di jalan Allah, ﴾ فَأُوْلَٰٓئِكَ مِنكُمۡۚ ﴿ "maka orang-orang itu termasuk golongan-mu (juga)." Untuk mereka apa yang menjadi hakmu, atas mereka apa yang menjadi kewajibanmu. Inilah muwalah imaniyah (loyalitas keimanan) yang mana di awal Islam ia memiliki pengaruh dan dampak positif yang sangat besar, sampai-sampai Nabi ﷺ memper-saudarakan di antara orang-orang Muhajirin dengan orang-orang Anshar dengan persaudaraan yang khusus, selain persaudaraan iman yang umum, bahkan mereka saling mewarisi satu sama lain dengan persaudaraan tersebut. Lalu Allah menurunkan, ﴾ وَأُوْلُواْ ٱلۡأَرۡحَامِ بَعۡضُهُمۡ أَوۡلَىٰ بِبَعۡضٖ فِي كِتَٰبِ ٱللَّهِۚ ﴿ "Orang-orang yang mempunyai hubungan kerabat itu sebagaiannya lebih berhak terhadap sesamanya (da-ripada yang bukan kerabat) di dalam Kitab Allah." Maka yang mewarisi hanyalah kerabatnya dari Ashabah[84] dan Ashhabul Furudh[85], jika tidak ada, maka kerabat terdekatnya dari Dzawil Arham[86], sebagaimana hal itu ditunjukkan oleh keumuman ayat yang mulia. FirmanNya, ﴾ فِي كِتَٰبِ ٱللَّهِۚ ﴿ "Di dalam Kitab Allah." Yakni di dalam hukum dan sya-riatNya. ﴾ إِنَّ ٱللَّهَ بِكُلِّ شَيۡءٍ عَلِيمُۢ ﴿ "Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu." Yang di antaranya adalah keadaanmu, yang mana Allah memberlakukan syariat-syariat agamaNya yang cocok dan sesuai dengannya.

Selesai tafsir surat al-Anfal. Segala puji hanya bagi Allah dan segala karunia hanya dariNya.