Al-Mumtahana
Voici une traduction du tafsîr d’as-Saʿdī, telle qu’IslamHouse.com la publie sur saadi.islamenc.com, lue dans les pages de ce site. Le site ne dit ni qui l’a traduite ni quelle édition imprimée elle suit, et n’indique aucune condition pour en reprendre le texte, si bien que le droit de la montrer n’est pas vérifié. Personne ne l’a comparée à un livre imprimé, et aucun savant ne l’a relue. Chaque passage se tient à côté des versets qu’il commente, qui sont le texte coranique de Tanzil, montré tel qu’il y est ; un verset auquel le site ne donne aucun commentaire propre se tient avec le passage qui le précède, et l’index nomme chacun de ces versets. Sabīl n’en a rien écrit ni traduit.
Texte desaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)pris le 2026-10-22
يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا تَتَوَلَّوْا۟ قَوْمًا غَضِبَ ٱللَّهُ عَلَيْهِمْ قَدْ يَئِسُوا۟ مِنَ ٱلْـَٔاخِرَةِ كَمَا يَئِسَ ٱلْكُفَّارُ مِنْ أَصْحَـٰبِ ٱلْقُبُورِ 13
(13) Maksudnya, hai orang-orang yang beriman, jika kalian benar-benar beriman kepada Rabb kalian, meniti ridhaNya dan menjauhi murkaNya, ﴾ لَا تَتَوَلَّوۡاْ قَوۡمًا غَضِبَ ٱللَّهُ عَلَيۡهِمۡ ﴿ "janganlah kamu jadi-kan penolongmu kaum yang dimurkai Allah," yang dimurkai karena kekufuran mereka. Ini mencakup seluruh golongan orang-orang kafir. ﴾ قَدۡ يَئِسُواْ مِنَ ٱلۡأٓخِرَةِ ﴿ "Sungguh mereka telah putus asa terhadap negeri akhirat," maksudnya, mereka terhalang dari kebaikan akhirat, me-reka tidak mendapatkan bagian apa pun dari akhirat. Waspadalah agar jangan menjadikan mereka sebagai penolongmu, supaya kalian tidak memiliki keburukan dan kesyirikan seperti halnya mereka, sehingga kalian akan terhalang dari kebaikan akhirat seperti halnya mereka. Firman Allah سبحانه وتعالى, ﴾ كَمَا يَئِسَ ٱلۡكُفَّارُ مِنۡ أَصۡحَٰبِ ٱلۡقُبُورِ ﴿ "Sebagaimana orang-orang kafir yang telah berada dalam kubur berputus asa" ketika mereka menuju negeri akhirat, menyaksikan kebenaran akhirat dan benar-benar mengetahui secara yakin bahwa mereka tidak mendapatkan bagian apa pun di akhirat. Kemungkinan makna orang-orang kafir berputus asa dari akhirat adalah karena mereka mengingkari dan mengkufurinya. Karena itu, tidaklah mengherankan jika orang-orang kafir pada saat itu menuju kemurkaan Allah سبحانه وتعالى dan siksaNya. Mereka berputus asa dari akhirat sebagaimana orang-orang kafir yang mengingkari Hari Kebangkitan ketika berada di dunia merasa putus asa dari kembalinya penghuni kubur menuju Allah سبحانه وتعالى.
Selesai tafsir Surat al-Mumtahanah. Wallahu a'lam.