Al-An'aam
Voici une traduction du tafsîr d’as-Saʿdī, telle qu’IslamHouse.com la publie sur saadi.islamenc.com, lue dans les pages de ce site. Le site ne dit ni qui l’a traduite ni quelle édition imprimée elle suit, et n’indique aucune condition pour en reprendre le texte, si bien que le droit de la montrer n’est pas vérifié. Personne ne l’a comparée à un livre imprimé, et aucun savant ne l’a relue. Chaque passage se tient à côté des versets qu’il commente, qui sont le texte coranique de Tanzil, montré tel qu’il y est ; un verset auquel le site ne donne aucun commentaire propre se tient avec le passage qui le précède, et l’index nomme chacun de ces versets. Sabīl n’en a rien écrit ni traduit.
Texte desaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)pris le 2026-10-22
قُلْ إِنِّى عَلَىٰ بَيِّنَةٍ مِّن رَّبِّى وَكَذَّبْتُم بِهِۦ ۚ مَا عِندِى مَا تَسْتَعْجِلُونَ بِهِۦٓ ۚ إِنِ ٱلْحُكْمُ إِلَّا لِلَّهِ ۖ يَقُصُّ ٱلْحَقَّ ۖ وَهُوَ خَيْرُ ٱلْفَـٰصِلِينَ 57
(57) Adapun mentauhidkan Allah dan mengikhlaskan amal kepadaNya yang aku pegang, maka ia adalah kebenaran yang ber-pijak kepada bukti-bukti dan dalil-dalil yang pasti. Dan aku ﴾ عَلَىٰ بَيِّنَةٖ مِّن رَّبِّي ﴿ "(berada) di atas hujjah yang nyata (al-Qur`an) dari Tuhanku." Maksudnya, saya berpedoman pada keyakinan yang jelas dengan kebenaran al-Qur`an dan kebatilan selainnya. Ini adalah kesaksian dari Rasulullah yang pasti lagi tidak mengenal keraguan. Dia adalah saksi paling adil dari makhluk se-cara mutlak lalu orang-orang Mukmin membenarkannya. Kebe-naran dan keabsahannya telah terbukti bagi mereka bergantung kepada apa yang Allah limpahkan kepada mereka. Akan tetapi kamu wahai orang-orang musyrik, ﴾ وَكَذَّبۡتُم بِهِۦۚ ﴿ "kamu mendus-takannya." Padahal ia tidak patut kamu dustakan. Yang patut un-tuknya hanyalah pembenaran terhadapnya. Jika kamu masih terus menerus mendustakan, maka ketahuilah bahwa azab pasti menim-pamu, tidak bisa tidak. Azab tersebut ada di sisi Allah. Dia yang menurunkannya kepadamu jika Dia berkehendak dan bagaimana pun caranya Dia berkehendak. Jika kamu tergesa-gesa dengannya, maka aku tidak memiliki hak mengatur sedikit pun dalam hal ini, karena yang ﴾ إِنِ ٱلۡحُكۡمُ إِلَّا لِلَّهِۖ ﴿ "menetapkan hukum itu hanyalah hak Allah." Sebagaimana Dia telah meletakkan hukum syar'i; Dia meme-rintahkan dan melarang, maka Dia pun menetapkan hukum juz'i, maka Dia membalas dan mengazab berdasarkan tuntutan hikmah-Nya. Maka menyanggah hukumNya secara mutlak tidaklah dite-rima. Dia telah menjelaskan jalan dan menerangkan kebenaran kepada hamba-hambaNya dengan keterangan yang memangkas dalih dan hujjah mereka agar orang yang binasa menjadi binasa dengan jelas, dan orang yang hidup menjadi hidup dengan jelas. ﴾ وَهُوَ خَيۡرُ ٱلۡفَٰصِلِينَ ﴿ "Dan Dia Pemberi keputusan yang paling baik" di an-tara hamba-hambaNya di dunia dan akhirat. Dia memutuskan di antara mereka dengan keputusan yang terbaik bahkan dipuji oleh orang yang terhukum dan orang yang kebenaran ditujukan kepa-danya.