Al-An'aam
Voici une traduction du tafsîr d’as-Saʿdī, telle qu’IslamHouse.com la publie sur saadi.islamenc.com, lue dans les pages de ce site. Le site ne dit ni qui l’a traduite ni quelle édition imprimée elle suit, et n’indique aucune condition pour en reprendre le texte, si bien que le droit de la montrer n’est pas vérifié. Personne ne l’a comparée à un livre imprimé, et aucun savant ne l’a relue. Chaque passage se tient à côté des versets qu’il commente, qui sont le texte coranique de Tanzil, montré tel qu’il y est ; un verset auquel le site ne donne aucun commentaire propre se tient avec le passage qui le précède, et l’index nomme chacun de ces versets. Sabīl n’en a rien écrit ni traduit.
Texte desaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)pris le 2026-10-22
قُلْ إِنَّ صَلَاتِى وَنُسُكِى وَمَحْيَاىَ وَمَمَاتِى لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ 162
(162) Kemudian Dia mengkhususkan dari itu ibadah yang paling mulia. Dia berfirman, ﴾ قُلۡ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي ﴿ "Katakanlah, 'Sesungguh-nya shalatku, sembelihanku,'." Maksudnya, penyembelihanku. Hal itu karena kemuliaan dua ibadah ini serta keutamaannya, dan ke-duanya merupakan petunjuk kecintaan kepada Allah, pengikhlasan agama untukNya, mendekatkan diri kepadaNya dengan hati dan lisan serta anggota badan. Dan dengan penyembelihan yang meru-pakan pengorbanan harta yang dicintai oleh jiwa demi yang lebih dia cintai, yaitu Allah. Dan barangsiapa ikhlas dalam shalat dan penyembelihannya, maka secara otomatis dia akan ikhlas pada amal-amalnya yang lain. FirmanNya, ﴾ وَمَحۡيَايَ وَمَمَاتِي ﴿ "Hidupku dan matiku," yakni apa yang diberikan kepadaku dalam hidupku, apa yang Allah titipkan kepadaku dan apa yang ditakdirkan atasku pada waktu matiku. Semua itu ﴾ لِلَّهِ رَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ ﴿ "hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam."