Al-An'aam
Voici une traduction du tafsîr d’as-Saʿdī, telle qu’IslamHouse.com la publie sur saadi.islamenc.com, lue dans les pages de ce site. Le site ne dit ni qui l’a traduite ni quelle édition imprimée elle suit, et n’indique aucune condition pour en reprendre le texte, si bien que le droit de la montrer n’est pas vérifié. Personne ne l’a comparée à un livre imprimé, et aucun savant ne l’a relue. Chaque passage se tient à côté des versets qu’il commente, qui sont le texte coranique de Tanzil, montré tel qu’il y est ; un verset auquel le site ne donne aucun commentaire propre se tient avec le passage qui le précède, et l’index nomme chacun de ces versets. Sabīl n’en a rien écrit ni traduit.
Texte desaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)pris le 2026-10-22
لَهُمْ دَارُ ٱلسَّلَـٰمِ عِندَ رَبِّهِمْ ۖ وَهُوَ وَلِيُّهُم بِمَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ 127
(127) Oleh karena itu Dia berfirman, ﴾ لَهُمۡ دَارُ ٱلسَّلَٰمِ عِندَ رَبِّهِمۡۖ ﴿ "Bagi mereka (disediakan) darussalam (surga)." Surga dinamakan darus-salam karena keselamatannya dari segala kekurangan, cacat, keke-ruhan, kesedihan, kecemasan, dan pengganggu-pengganggu lainnya. Hal itu secara otomatis menunjukkan bahwa nikmatnya benar-benar sempurna dan benar-benar lengkap di mana orang yang ingin menjelaskannya tidak mampu untuk menjelaskannya. Para pengkhayal tidak akan berkhayal melebihi hakikatnya, berupa nik-mat rohani, hati, dan badan. Mereka mendapatkan sesuatu yang diinginkan oleh jiwa dan dinikmati oleh mata, dan mereka kekal di dalamnya. ﴾ وَهُوَ وَلِيُّهُم ﴿ "Dan Dia-lah Pelindung mereka," Yang mengatur dan mendidik mereka, menyayangi mereka dalam segala perkara mereka, membantu mereka untuk menaatiNya, memudahkan un-tuk mereka segala sebab yang mengantarkan kepada kecintaanNya. Dia melindungi mereka karena amal baik mereka dan persembahan mereka di mana tujuan mereka adalah ridha Allah, lain halnya dengan orang yang berpaling dari pelindungNya dan mengikuti hawa nafsunya, dia dikuasai oleh setan, maka setanlah yang meng-urusinya sehingga ia merusak agama dan dunianya.