Aller au contenu
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-An'aam
Sourate 6

Al-An'aam

Voici une traduction du tafsîr d’as-Saʿdī, telle qu’IslamHouse.com la publie sur saadi.islamenc.com, lue dans les pages de ce site. Le site ne dit ni qui l’a traduite ni quelle édition imprimée elle suit, et n’indique aucune condition pour en reprendre le texte, si bien que le droit de la montrer n’est pas vérifié. Personne ne l’a comparée à un livre imprimé, et aucun savant ne l’a relue. Chaque passage se tient à côté des versets qu’il commente, qui sont le texte coranique de Tanzil, montré tel qu’il y est ; un verset auquel le site ne donne aucun commentaire propre se tient avec le passage qui le précède, et l’index nomme chacun de ces versets. Sabīl n’en a rien écrit ni traduit.

Texte desaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)pris le 2026-10-22

Verset 117

إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ مَن يَضِلُّ عَن سَبِيلِهِۦ ۖ وَهُوَ أَعْلَمُ بِٱلْمُهْتَدِينَ 117

(117) Orang yang seperti inilah yang layak Allah peringat-kan hamba-hambaNya darinya dan menjelaskan keadaannya ke-pada mereka. Karena ini, walaupun ia ditujukan kepada nabi, akan tetapi umatnya mengikutinya dalam hukum-hukum lainnya yang bukan kekhususannya. Perkataan dan pembicaraan Allah adalah yang paling benar dan ﴾ هُوَ أَعۡلَمُ مَن يَضِلُّ عَن سَبِيلِهِۦۖ ﴿ "Dia-lah yang lebih mengetahui tentang orang yang tersesat dari jalanNya." Dan Dia lebih mengetahui tentang orang yang mendapat petunjuk dan memberi petunjuk, maka wajib atasmu wahai orang-orang Mukmin untuk mengikuti nasihat-nasihat, perintah-perintah, dan larangan-larangan-Nya, karena Dia lebih mengetahui kemaslahatanmu dan lebih me-nyayangimu daripada dirimu sendiri. Ayat ini menunjukkan bahwa kebenaran tidak dibuktikan dengan banyaknya pendukung, dan minimnya pendukung dalam salah satu perkara tidak menunjukkan bahwa itu tidak di atas ke-benaran, tetapi yang realistis adalah kebalikan dari itu, para peng-ikut kebenaran lebih minim jumlahnya, akan tetapi kedudukan dan pahala mereka lebih besar di sisi Allah. Yang wajib adalah mencari dalil kebenaran dan kebatilan dengan jalan yang mengantarkan kepadanya.