Aller au contenu
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-An'aam
Sourate 6

Al-An'aam

Voici une traduction du tafsîr d’as-Saʿdī, telle qu’IslamHouse.com la publie sur saadi.islamenc.com, lue dans les pages de ce site. Le site ne dit ni qui l’a traduite ni quelle édition imprimée elle suit, et n’indique aucune condition pour en reprendre le texte, si bien que le droit de la montrer n’est pas vérifié. Personne ne l’a comparée à un livre imprimé, et aucun savant ne l’a relue. Chaque passage se tient à côté des versets qu’il commente, qui sont le texte coranique de Tanzil, montré tel qu’il y est ; un verset auquel le site ne donne aucun commentaire propre se tient avec le passage qui le précède, et l’index nomme chacun de ces versets. Sabīl n’en a rien écrit ni traduit.

Texte desaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)pris le 2026-10-22

Verset 114

أَفَغَيْرَ ٱللَّهِ أَبْتَغِى حَكَمًا وَهُوَ ٱلَّذِىٓ أَنزَلَ إِلَيْكُمُ ٱلْكِتَـٰبَ مُفَصَّلًا ۚ وَٱلَّذِينَ ءَاتَيْنَـٰهُمُ ٱلْكِتَـٰبَ يَعْلَمُونَ أَنَّهُۥ مُنَزَّلٌ مِّن رَّبِّكَ بِٱلْحَقِّ ۖ فَلَا تَكُونَنَّ مِنَ ٱلْمُمْتَرِينَ 114

(114) Katakan wahai Rasul, ﴾ أَفَغَيۡرَ ٱللَّهِ أَبۡتَغِي حَكَمٗا ﴿ "Maka patut-kah aku mencari hakim selain dari Allah?" Aku berhukum dan berpe-gang kepada perintah-perintahNya dan larangan-laranganNya, karena selain Allah adalah obyek hukum bukan peletak hukum. Semua pengaturan dan hukum manusia pasti mengandung cacat, kekurangan, dan kezhaliman. Yang semestinya dijadikan sebagai hakim adalah Allah semata, tidak ada sekutu bagiNya, yang memiliki hak mencipta dan memerintah. ﴾ وَهُوَ ٱلَّذِيٓ أَنزَلَ إِلَيۡكُمُ ٱلۡكِتَٰبَ مُفَصَّلٗاۚ ﴿ "Padahal Dia-lah yang telah menu-runkan kitab (al-Qur`an) kepadamu dengan terperinci?" Maksudnya, di dalamnya dijelaskan halal haram, hukum-hukum syar'i, pokok-pokok dan cabang-cabang agama yang tidak ada penjelasan di atas penjelasanNya, tidak ada bukti yang lebih jelas daripada buktiNya, tidak ada yang lebih baik hukumnya daripada Dia, tidak ada yang lebih benar perkataannya daripada Dia, karena hukum-hukumNya mengandung hikmah dan rahmat, dan Ahli Kitab; orang-orang Yahudi dan Nasrani dahulu mengakui itu. ﴾ يَعۡلَمُونَ أَنَّهُۥ مُنَزَّلٞ مِّن رَّبِّكَ بِٱلۡحَقِّۖ ﴿ "Mereka mengetahui bahwa al-Qur`an itu diturunkan dari Tuhanmu dengan sebenarnya." Oleh karena itu, berita-berita tentangnya berkesesuaian, ﴾ فَلَا تَكُونَنَّ مِنَ ٱلۡمُمۡتَرِينَ ﴿ "maka janganlah sekali-kali kamu termasuk orang yang ragu-ragu."