Al-Waaqia
Voici une traduction du tafsîr d’as-Saʿdī, telle qu’IslamHouse.com la publie sur saadi.islamenc.com, lue dans les pages de ce site. Le site ne dit ni qui l’a traduite ni quelle édition imprimée elle suit, et n’indique aucune condition pour en reprendre le texte, si bien que le droit de la montrer n’est pas vérifié. Personne ne l’a comparée à un livre imprimé, et aucun savant ne l’a relue. Chaque passage se tient à côté des versets qu’il commente, qui sont le texte coranique de Tanzil, montré tel qu’il y est ; un verset auquel le site ne donne aucun commentaire propre se tient avec le passage qui le précède, et l’index nomme chacun de ces versets. Sabīl n’en a rien écrit ni traduit.
Texte desaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)pris le 2026-10-22
أَفَبِهَـٰذَا ٱلْحَدِيثِ أَنتُم مُّدْهِنُونَ 81
(81) Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ أَفَبِهَٰذَا ٱلۡحَدِيثِ أَنتُم مُّدۡهِنُونَ ﴿ "Maka apakah kamu menganggap remeh saja al-Qur`an ini?" Maksud-nya, apakah kitab yang agung dan penuh dengan hikmah ini ﴾ أَنتُم مُّدۡهِنُونَ ﴿ "kamu anggap remeh?" yakni kalian menyembunyikannya dan mengenyampingkannya karena takut kepada makhluk, takut kepada celaan mereka dan dari omongan-omongan mereka! Hal ini tidak boleh dan tidak pantas (kalian lakukan)! Akan tetapi yang pantas untuk diremehkan hanyalah perkataan yang pengucapnya tidaklah dapat dipercaya. Adapun al-Qur`an yang mulia ini adalah suatu kebenaran di mana tidak ada sesuatu pun yang mencoba mengunggulinya melainkan al-Qur`an itu pasti mengalahkannya, dan tidak ada sesuatu pun yang menandinginya, melainkan al-Qur`an itu pasti lebih tinggi darinya. Ialah al-Qur`an yang tidak boleh diremehkan dan tidak boleh disembunyikan, bahkan ia harus diumumkan dan disampaikan dengan terang-terangan.