Muhammad
Voici une traduction du tafsîr d’as-Saʿdī, telle qu’IslamHouse.com la publie sur saadi.islamenc.com, lue dans les pages de ce site. Le site ne dit ni qui l’a traduite ni quelle édition imprimée elle suit, et n’indique aucune condition pour en reprendre le texte, si bien que le droit de la montrer n’est pas vérifié. Personne ne l’a comparée à un livre imprimé, et aucun savant ne l’a relue. Chaque passage se tient à côté des versets qu’il commente, qui sont le texte coranique de Tanzil, montré tel qu’il y est ; un verset auquel le site ne donne aucun commentaire propre se tient avec le passage qui le précède, et l’index nomme chacun de ces versets. Sabīl n’en a rien écrit ni traduit.
Texte desaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)pris le 2026-10-22
أُو۟لَـٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ لَعَنَهُمُ ٱللَّهُ فَأَصَمَّهُمْ وَأَعْمَىٰٓ أَبْصَـٰرَهُمْ 23
(23) ﴾ أُوْلَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ ﴿ "Mereka itulah orang-orang," yakni, yang ber-buat kerusakan di muka bumi dan memutuskan tali kekeluargaan, ﴾ لَعَنَهُمُ ٱللَّهُ ﴿ "dilaknati Allah," dengan menjauhkan mereka dari rahmat-Nya dan mendekatkan mereka pada murkaNya, ﴾ فَأَصَمَّهُمۡ وَأَعۡمَىٰٓ أَبۡصَٰرَهُمۡ ﴿ "dan ditulikanNya telinga mereka dan dibutakanNya penglihatan mereka." Artinya, Allah سبحانه وتعالى menjadikan mereka tidak bisa mendengar nasihat dan petuah yang membawa manfaat bagi mereka serta tidak dapat melihatnya. Mereka memiliki telinga tetapi tidak bisa mendengar secara taat dan menerima, mereka hanya mendengar namun hanya sebagai tegaknya hujjah Allah سبحانه وتعالى. Mereka memiliki mata tetapi tidak bisa melihat berbagai pelajaran dan tanda-tanda kebesaran Allah سبحانه وتعالى, tidak digunakan untuk menengok berbagai bukti dan penjelasan nyata.