Az-Zukhruf
Voici une traduction du tafsîr d’as-Saʿdī, telle qu’IslamHouse.com la publie sur saadi.islamenc.com, lue dans les pages de ce site. Le site ne dit ni qui l’a traduite ni quelle édition imprimée elle suit, et n’indique aucune condition pour en reprendre le texte, si bien que le droit de la montrer n’est pas vérifié. Personne ne l’a comparée à un livre imprimé, et aucun savant ne l’a relue. Chaque passage se tient à côté des versets qu’il commente, qui sont le texte coranique de Tanzil, montré tel qu’il y est ; un verset auquel le site ne donne aucun commentaire propre se tient avec le passage qui le précède, et l’index nomme chacun de ces versets. Sabīl n’en a rien écrit ni traduit.
Texte desaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)pris le 2026-10-22
فَٱسْتَخَفَّ قَوْمَهُۥ فَأَطَاعُوهُ ۚ إِنَّهُمْ كَانُوا۟ قَوْمًا فَـٰسِقِينَ 54
(54) ﴾ فَٱسۡتَخَفَّ قَوۡمَهُۥ فَأَطَاعُوهُۚ ﴿ "Maka Fir'aun mempengaruhi kaum-nya (dengan perkataan itu) lalu mereka patuh kepadanya," yakni, mem-pengaruhi akal kaumnya dengan menampakkan syubhat itu, yang tidak bisa menggemukkan dan tidak bisa menghilangkan rasa lapar, tidak ada hakikatnya, dan bukan dalil atas kebenaran atau kebatilan. Syubhat itu hanya diucapkan oleh orang-orang yang lemah akal. Dalil apa yang menunjukkan bahwa Fir'aun benar hanya karena dia menjadi raja Mesir dan sungai-sungai mengalir di bawahnya? Dalil apa yang menunjukkan kebatilan agama yang dibawa Nabi Musa hanya karena minimnya pengikut, berat lidah-nya dan tidak diberi perhiasan oleh Allah سبحانه وتعالى? Nabi Musa berhadap-an dengan sekelompok besar yang tidak bisa menerima apa-apa yang logis (masuk akal), maka apapun yang dikatakan Fir'aun, baik yang benar maupun yang batil, mereka ikuti saja.﴾ إِنَّهُمۡ كَانُواْ قَوۡمٗا فَٰسِقِينَ ﴿ "Karena sesungguhnya mereka adalah kaum yang fasik," sebab kefasikan mereka adalah karena Fir'aun menghiasi kesyirikan dan keburukan untuk mereka.