Al-Ghaafir
Voici une traduction du tafsîr d’as-Saʿdī, telle qu’IslamHouse.com la publie sur saadi.islamenc.com, lue dans les pages de ce site. Le site ne dit ni qui l’a traduite ni quelle édition imprimée elle suit, et n’indique aucune condition pour en reprendre le texte, si bien que le droit de la montrer n’est pas vérifié. Personne ne l’a comparée à un livre imprimé, et aucun savant ne l’a relue. Chaque passage se tient à côté des versets qu’il commente, qui sont le texte coranique de Tanzil, montré tel qu’il y est ; un verset auquel le site ne donne aucun commentaire propre se tient avec le passage qui le précède, et l’index nomme chacun de ces versets. Sabīl n’en a rien écrit ni traduit.
Texte desaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)pris le 2026-10-22
وَقَالَ مُوسَىٰٓ إِنِّى عُذْتُ بِرَبِّى وَرَبِّكُم مِّن كُلِّ مُتَكَبِّرٍ لَّا يُؤْمِنُ بِيَوْمِ ٱلْحِسَابِ 27
(27) ﴾ وَقَالَ مُوسَىٰٓ ﴿ "Dan Musa berkata" ketika Fir'aun menga-takan perkataan keji tadi, yang lahir karena keangkuhannya dengan menggunakan kekuatan dan kekuasaannya, sambil Nabi Musa meminta pertolongan kepada Rabbnya, ﴾ إِنِّي عُذۡتُ بِرَبِّي وَرَبِّكُم ﴿ "Se-sungguhnya aku berlindung kepada Rabbku dan Rabb kalian" Maksud-nya: Aku berlindung kepada RububiyahNya yang dengannya Dia mengatur segala urusan, ﴾ مِّن كُلِّ مُتَكَبِّرٖ لَّا يُؤۡمِنُ بِيَوۡمِ ٱلۡحِسَابِ ﴿ "dari setiap orang yang menyombongkan diri, yang tidak beriman kepada hari berhisab." Maksudnya, kesombongan dan keengganannya untuk beriman kepada hari perhitungan amal (kiamat) telah menyeretnya untuk berbuat kejahatan dan kerusakan. Fir'aun dan yang lainnya masuk ke dalam hukum ini sebagai-mana telah dijelaskan pada kaidah di atas. Dan Allah سبحانه وتعالى melindungi Nabi Musa عليه السلام dengan kelembutanNya dari setiap orang yang menyombongkan diri yang tidak beriman kepada Hari Kiamat, dan Allah telah membentangkan segala sebab (cara) yang dengannya ia selamat dari kejahatan Fir'aun dan para pembesarnya.