Al-Ghaafir
Voici une traduction du tafsîr d’as-Saʿdī, telle qu’IslamHouse.com la publie sur saadi.islamenc.com, lue dans les pages de ce site. Le site ne dit ni qui l’a traduite ni quelle édition imprimée elle suit, et n’indique aucune condition pour en reprendre le texte, si bien que le droit de la montrer n’est pas vérifié. Personne ne l’a comparée à un livre imprimé, et aucun savant ne l’a relue. Chaque passage se tient à côté des versets qu’il commente, qui sont le texte coranique de Tanzil, montré tel qu’il y est ; un verset auquel le site ne donne aucun commentaire propre se tient avec le passage qui le précède, et l’index nomme chacun de ces versets. Sabīl n’en a rien écrit ni traduit.
Texte desaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)pris le 2026-10-22
وَأَنذِرْهُمْ يَوْمَ ٱلْـَٔازِفَةِ إِذِ ٱلْقُلُوبُ لَدَى ٱلْحَنَاجِرِ كَـٰظِمِينَ ۚ مَا لِلظَّـٰلِمِينَ مِنْ حَمِيمٍ وَلَا شَفِيعٍ يُطَاعُ 18
(18) Allah سبحانه وتعالى berfirman kepada nabiNya, Nabi Muhammad a, ﴾ وَأَنذِرۡهُمۡ يَوۡمَ ٱلۡأٓزِفَةِ ﴿ "Berilah mereka peringatan dengan hari yang dekat," maksudnya, Hari Kiamat yang sesungguhnya telah dekat dan waktunya sudah hampir mencapai kepada prahara, keganasan, dan kegoncangannya, ﴾ إِذِ ٱلۡقُلُوبُ لَدَى ٱلۡحَنَاجِرِ ﴿ "ketika hati menyesak sampai di kerongkongan," yakni, sudah naik menyesak dan hatinya sudah menjadi hampa dan ruh menyesak ke kerongkongan karena rasa takut dan kengerian hebat yang menyelimuti dengan mata terbela-lak, ﴾ كَٰظِمِينَۚ ﴿ "dengan menahan kesedihan," di mana mereka tidak berbicara kecuali orang yang diberi izin oleh Allah Yang Rahman, dan ia mengatakan yang benar, mereka menahan rasa takut yang sangat dahsyat. ﴾ مَا لِلظَّٰلِمِينَ مِنۡ حَمِيمٖ ﴿ "Orang-orang yang zhalim tidak mempunyai teman setia seorang pun," tidak teman dekat ataupun sa-habat karib, ﴾ وَلَا شَفِيعٖ يُطَاعُ ﴿ "dan tidak pula mempunyai seorang pemberi syafa'at yang dipatuhi," karena para pemberi syafa'at tidak akan dapat memberikan syafa'at terhadap orang zhalim karena berbuat syirik. Kalaupun dipastikan bisa memberikan syafa'at, namun Allah tidak akan meridhai syafa'atnya dan tidak memperkenankannya.