An-Nisaa
Voici une traduction du tafsîr d’as-Saʿdī, telle qu’IslamHouse.com la publie sur saadi.islamenc.com, lue dans les pages de ce site. Le site ne dit ni qui l’a traduite ni quelle édition imprimée elle suit, et n’indique aucune condition pour en reprendre le texte, si bien que le droit de la montrer n’est pas vérifié. Personne ne l’a comparée à un livre imprimé, et aucun savant ne l’a relue. Chaque passage se tient à côté des versets qu’il commente, qui sont le texte coranique de Tanzil, montré tel qu’il y est ; un verset auquel le site ne donne aucun commentaire propre se tient avec le passage qui le précède, et l’index nomme chacun de ces versets. Sabīl n’en a rien écrit ni traduit.
Texte desaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)pris le 2026-10-22
وَمَن يُطِعِ ٱللَّهَ وَٱلرَّسُولَ فَأُو۟لَـٰٓئِكَ مَعَ ٱلَّذِينَ أَنْعَمَ ٱللَّهُ عَلَيْهِم مِّنَ ٱلنَّبِيِّـۧنَ وَٱلصِّدِّيقِينَ وَٱلشُّهَدَآءِ وَٱلصَّـٰلِحِينَ ۚ وَحَسُنَ أُو۟لَـٰٓئِكَ رَفِيقًا 69
(69) Maksudnya, setiap orang yang menaati Allah dan RasulNya sesuai dengan kondisinya dan kadar kewajiban atasnya, baik laki-laki atau perempuan, anak kecil atau orang dewasa, ﴾ فَأُوْلَٰٓئِكَ مَعَ ٱلَّذِينَ أَنۡعَمَ ٱللَّهُ عَلَيۡهِم ﴿ "mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah," yaitu kenikmatan agung yang menuntut kesempurnaan, kemenangan, dan kebahagiaan, ﴾ مِّنَ ٱلنَّبِيِّـۧنَ ﴿ "yaitu: Nabi-nabi" orang-orang yang dimuliakan oleh Allah dengan wahyuNya dan mengkhususkan mereka dalam ke-muliaan itu dengan cara mengutus mereka kepada makhlukNya dan menyeru mereka kepada Allah سبحانه وتعالى, ﴾ وَٱلصِّدِّيقِينَ ﴿ "dan para shid-diqin," mereka itu adalah orang-orang yang kepercayaan mereka sempurna terhadap apa yang dibawa oleh para Rasul, mereka mengetahui kebenaran dan mempercayainya dengan keyakinan diri mereka serta merealisasikannya dengan perkataan, perbuatan, keadaan, dan berdakwah kepada Allah, ﴾ وَٱلشُّهَدَآءِ ﴿ "dan orang-orang yang mati syahid" yaitu orang-orang yang berperang di jalan Allah demi meninggikan agama Allah lalu me-reka terbunuh, ﴾ وَٱلصَّٰلِحِينَۚ ﴿ "dan orang-orang shalih" yaitu orang-orang yang baik lahir dan batin mereka, lalu baik pula perbuatan mereka, maka setiap orang yang menaati Allah سبحانه وتعالى niscaya akan bersama orang-orang tersebut dan menjadi teman mereka, ﴾ وَحَسُنَ أُوْلَٰٓئِكَ رَفِيقٗا ﴿ "dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya," yakni dengan berkumpul bersama me-reka dalam surga yang penuh dengan kenikmatan, dan kesenangan dekat dengan mereka pada sisi Rabb semesta alam.